TIMOR

Bursa Inovasi Desa Harus Jembatani Kebutuhan Pemerintah Desa

BETUN, Kilastimor.com-Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Malaka menyelenggarakan Bursa Pertukaran Inovasi Desa Klaster II tingkat kecamatan yang melibatkan 8 kecamatan masing-masing, Kecamatan Malaka Tengah, Kobalima, Kobalima Timur, Malaka Timur, Laenmanen, Sasitamean, Botin Leobele dan Io Kufeu.
Kegiatan yang berlangsung di Glory Hall Betun, Rabu (21/8) itu dihadiri para camat, kepala desa, ketua BPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama dan Tokoh Perempuan.
Bursa pertukaran inovasi desa itu dibuka secara Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Malaka, Zakarias Nahak.

Zakarias dalam sambutannya mengemukakan, kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kapasitas desa dalam mengembangkan rencana dan pelaksanaan di desa secara berkualitas.

“Sangat dibutuhkan dukungan kegiatan inovatif melalui proses pengelolaan pengetahuan yang dikelola secara sistematis, terencana dan terintegrasi dengan pembangunan di daerah sebagai bagian dalam upaya meningkatkan kualitas penggunaan dana desa,” ujarnya.

Zakarias mengutarakan Bursa Inovasi Desa harus menjembatani kebutuhan pemerintah desa akan pilihan solusi bagi penyelesaian masalah serta inisiatif atau alternatif kegiatan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa dalam rangka penggunaan dana desa yang lebih efektif dan inovatif.

Terpisah, Kabid Pemdes Dinas PMD Kabupaten Malaka, Hendrina Lopo mengatakan tujuan kegiatan Bursa Pertukaran Inovasi Desa ini antara lain sebagai bentuk sosialisasi kebijaran Program Inovasi Desa, alur kegiatan dan pelaku-pelaku program. Selain itu juga, memperkenalkan inisiatif atau kegiatan pembangunan di desa dan pemberdayaan masyarakat yang dinilai inovatif, yang berkembang di masyarakat dan di desa-desa dalam menyelesaikan masalah dan mendukung peningkatan kualitas pembangunan.

Baca Juga :   Wawali: Nikah Massal Bantu Warga kurang Mampu

Hendrina Lopo yang karib disapa Erry itu mengetengahkan, hal lain yang ingin dicapai dalam kegiatan ini yakni menjaring inisiatif atau kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang belum terdokumentasi, menjaring komitmen pemerintah desa untuk mengadopsi atau mereplikasi kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang inovatif dan sebagai ruang konsultasi desa dalam pelaksanaan dukungan penyedia peningkatan kapasitas tekhnik desa.

Kegiatan Bursa Pertukaran Inovasi Desa Klaster II Tingkat Kecamatan ini ditandai dengan penandatangan kartu komitmen Bursa Inovasi Desa dan materi yang diberikan oleh Tenaga Ahli P3MD. (edy sumantri)

Loading...
Loading...
Loading...
To Top