OLAHRAGA

Ketua Askab PSSI Malaka Buka Turnamen Aintasi Cup. “Pemain El Tari Memorial Cup Dilarang Bermain” Ini Alasannya

Ketua Askab PSSI Malaka, Adrianus Bria Seran menerima pemgembalian Piala Bergilir Aintasi Cup.

BETUN, Kilastimor.com-Turnamen Sepak Bola Aintasi Cup VII 2019 kembali digelar, Minggu (25/8/2019) dan dibuka secara resmi oleh Ketua Askab PSSI Malaka, Adrianus Bria Seran, di Bolan, Malaka Tengah. Turnamen tersebut menjadi ajang seleksi menuju Turnamen Soeratin Cup di Ende.

Adrianus Bria Seran yang juga Ketua DPRD Malaka dalam sambutannya mengemukakan, ini merupakan kali kedua dirinya menghadiri pelaksanaan Turnamen Aintasi Cup. Tahun lalu di dirinya mengikuti di Desa Keletek dan tahun ini di Desa Bolan. “Yang menjadi juara tahun lalu 2018 itu Desa Naimana,” paparnya.

Dikemukakan, sepak bola di Kabupaten Malaka tahun ini menjadi super karena menjuarai dua turnamen bergengsi di NTT yaitu juara sepak bola U-12 se-Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan 24 Juli 2019 lalu menjadi kampiun El Tari Memorial Cup (ETMC) 2019. Prestasi ini sejarah baru sepak bola di Malaka.

“Karena itu, kita tidak boleh bosan untuk berlatih dan berlatih, sehingga kalau berbicara sepak bola semua orang akan segan dengan Malaka,” tandasnya.

Dia berharap para pemuda Malaka tetap tekun dalam berlatih, karena pada 7 oktober 2019 nanti, Malaka akan mengikuti turnamen Suratin Cup di Kabupaten Ende. Dengan turnamen itu, pastinya yang terbaik akan ikut seleksi.

“Kami telah membentuk tim pemantau bakat, dibawah pimpinan saudara Frans Seran Nurak. Sehingga jika pemain yang bertanding dalam turnamen Aintasi Cup ini dinilai bermain bagus, maka tidak menutup kemungkinan untuk diambil bertanding di Kabupaten Ende,” ujarnya.

Baca Juga :   Selan-Tanaem: Kebutuhan Dasar Masyarakat Harus Dipenuhi

Untuk Panitia Turnamen Aintasi harus membatasi agar para pemain El Tari Cup dilarang mengikuti pertandingan ini. Karena bulan depan mereka akan bertanding antar provinsi yaitu melawan tim dari Provinsi Bali dan NTB. “Mainnya Home and Away atau tandang kandang. Sehingga kita harus menjaga kesehatan pemain. Mereka bawa nama besar Kabupaten Malaka dan NTT tercinta,” pungkasnya. (edy sumantri)

Loading...
Loading...
Loading...
To Top