POLITIK

KPU Belu Ajukan Kebutuhan Anggaran Pilkada Sebesar Rp 21 Miliar

Mikhael Nahak

ATAMBUA, Kilastimor.com-Tahapan Pilkada serentak telah diterbitkan KPU RI. Sesuai tahapan itu, per 1 Oktober 2019, KPU dan Pemda harus menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) anggaran Pilkada, termasuk Pemda dan KPU Belu.

Ketua KPU Belu, Mikhael Nahak yang dikonfirmasi terkait dana Pilkada Belu 2020 mengemukakan, untuk menindaklanjuti tahapan pilkada yang telah ditetapkan, pihaknya telah menyusun kebutuhan anggarannya. “Kita sudah susun kebutuhan dana Pilkada Beli,” paparnya.

Dikemukakan, setelah menyusun kebutuhan anggaran, pihaknya langsung mengakukan kepada Pemda Belu untuk dibahas bersama ditingkat TAPD. “Kami sudah serahkan semua ke Pemda untuk dikaji bersama,” timpalnya.

Sesuai pehitungan kata dia, untuk memyelenggarakan Pilkada Belu, pihaknya membutuhkan anggaran sebesar Rp 21 miliar. “Total kebutuhan anggaran yang kami ajukan sebesar Rp 21 miliar,” paparnya.

Anggaran yang ada urai komisioner dua periode itu, untuk membiayai kegiatan sosialisasi, honor petugas PPK, PPS dan KPPS, juga pengadaan surat suara maupun kebutuhan Pilkada lainnya. (ferdy talok)

Baca Juga :   Guru SMAN Harekakae Ikut In House Training
Loading...
To Top