POLITIK

Tidak Dilibatkan, KPU Belum Mengetahui Detail Pengurangan Anggaran Pilkada Belu

Mikhael Nahak

ATAMBUA, Kilastimor.com-Rasionalisasi Anggaran Pilkada Belu 2020 oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Belu mendapat tanggapan dari KPU Belu.

Ketua KPU Belu, Mikhael Nahak kepada media ini, Jumat (9/8/2019) mengemukakan, pihaknya hingga kini belum mengetahui detail pengurangan anggaran Pilkada 2019, sebab rasionalisasi TAPD tanpa melibatkan pihaknya.

Harusnya kata komisioner dua periode itu, TAPD dalam pembahasan atau rasionalisasi melibatkan KPU Belu. “Itukan pembahasan internal TAPD sehingga berkurang Rp 3 miliar. Harusnya kami dilibatkan,” papar dia.

KPU Belu lanjutnya, menunggu undangan dari TAPD untuk membahas anggaran Pilkada. Dengan begitu, pihaknya mengetahui pos mana yang dikurangi. ” Nanti kita lihat pos mana yang perlu dikurangi. Kami tunggu undangan dari TAPD,” sergahnya.

Untuk diketahui KPU Belu telah mengusulkan anggaran pilkada Belu senilai Rp 21 miliar. Dana itu untuk membiayai honorarium penyelenggara seperti PPK, PPS dan KPPS. Selain itu untuk sosialisasi maupun pengadaan surat suara.

Namun TAPD Belu dalam pembahasan internal mengurangi anggaran sekira Rp 3 miliar, dan hanya mengakomodir anggaran sekira 18 miliar. (ferdy talok)

Baca Juga :   Satlantas Polres Belu Operasi Patuh Turangga di Malaka
Loading...
To Top