POLITIK

Panitia Pilkades Rafae Diadukan ke DPRD Belu, Hari Ini PMD Lakukan Klarifikasi

Warga Rafae sedang mengadukan Panitia Pilkades di DPRD Belu.

ATAMBUA, Kilastimor.com–Puluhan Warga Desa Rafae, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Senin (5/8/2019) mengadukan Panitia Pilkades Rafae ke DPRD Belu karena diduga menggugurkan dua calon Kades di daerah tersebut.
Hadir juga dua calon Kades Rafae yang dicoret Hironimus Pareira dan Simon Bili Malo.
Kedatangan warga tersebut diterina Ketua Komisi I, Marthen Naibuti.

Kedua calon Kades, Simon dan Hironimus senada mengatakan kedatangan mereka ke Kantor DPRD Belu ini untuk mengadukan panitia pilkades Rafae karena telah melakukan manipulasi data dan penggelapan berkas calon.

Selain itu, ada juga perbedaan persyaratan yang dikeluarkan kepada bakal calon dalam melengkapi berkas.

Kedua calon Kades ini mencontohkan, dalam persyaratan calon yang diterima dari panitia, tidak ada syarat harus melampirkan transkrip nilai dan surat bebas narkoba. Namun dalam proses seleksi ternyata syarat itu dipakai oleh Panitia Pilkades Rafae.

“Meskipun panitia menambah syarat baru setelah seleksi dengan jangka waktu tiga hari, kami tetap lengkapi. Namun pada saat penetapan, kami tetap digugurkan dengan alasan tidak lengkap. Lalu berkas yang kami masukkan itu ke mana,” ungkap keduanya.

Panitia pilkades, lanjut Simon, mencari-mencari alasan untuk mendiskualifikasi bakal calon terkait ijazah paket B milik calon.
Pasalnya, setelah calon memasukkan ijazah, panitia malah meminta transkrip nilai yang terpisah dari lembaran ijazah.

Terhadap berbagai hal warga Rafae meminta panitia Pilkades Rafae segera dibubarkan dan membentuk panitia yang baru, serta melakukan pengulangan proses penjaringan bakal calon kades yang baru.

Baca Juga :   Hari Ini, DPD Pemuda Perindo Belu Dilantik. DPP Pemuda Perindo akan Bertemu Presiden Pemuda CNRT

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Belu, Marthen Naibuti meminta Dinas PMD Belu turun ke Desa Rafae, untuk melakukan klarifkasi. “Kami minta PMD Belu turun untuk cek kasus ini dan segera dituntaskan. Jangan rugikan masyarakat,” tegasnya.

Kabid Bina Pemerintah Desa, Adrianus Mones pada kesempatan itu berjanji untuk turun langsung ke Desa Rafae, Selasa (6/8/2019) (hari ini), untuk melakukan cross check atas pengaduan tersebut. (ferdy talok)

Most Popular

To Top