NASIONAL

Pengerjaan Patung Bunda Maria di Ambarawa Sudah 50 Persen

Inilah bagian Patung Bunda Maria yang telah dikerjakan.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pembangunan Patung Bunda Maria di Teluk Gurita, Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu terus berlanjut.

Patung Bunda Maria yang bakal menjadi salah satu ikon Belu dan menjadi pusat wisata religi itu, terus dikebut oleh Kontraktor Pelaksana, PT. Adventure Mulia Persada, dengan diawasi Konsultan Pengawas CV. Konsulindo Inti Teknika.

Pembangunan Patung Bunda Maria tersebut, memang sempat menuai pro dan kontra ditengah masyarakat. Namun proyek dengan anggaran APBD 2019 senilai Rp 15.879.999.000 terus dikerjakan pihak pelaksana dan hingga kini berjalan lancar.

Pantauan media ini, Selasa (30/7/2019), proyek Wisata Rohani milik Dinas Pariwisata Kabupaten Belu itu terus berjalan dan pihak kontraktor pelaksana tengah membangun pangkuan patung dan pelatarannya.

Masih menurut pantauan media ini, para tukang sibuk mengerjakan konstruksi di lokasi proyek, untuk mengejar progress pembangunan. Situasi dilokasi proyek pun aman terkendali. Yang ada para pekerja hilir mudik mengerjakan proyek ini.

Triyono, Kepala Proyek (Kapro) Pembangunan Patung Bunda Maria yang dikonfirmasi media ini, Kamis (1/8/2019) memgemukakan, hingga saat ini, proyek pembangunan terus dilaksanakan pihaknya. Sejauh ini semua berjalan aman dan lancar. “Kita dari PT. Adventure Mulia Persada sebagai pelaksana kebut pelataran patung dan dikerjakan sekira 70 tenaga kerja. Tenaga kerja dari Jawa sebanyak 40 orang dan tenaga kerja lokal Belu 30 orang,” imbuhnya.

Hingga kini, secara total pihaknya telah mencapai progress atau kemajuan 40 persen. 40 persen itu merupakan perhitungan pembangunan pelataran maupun pembuatan patung dan struktur patung sendiri. “Kita sudah sampai 40 persen progresnya,” bilang Tri sapaan karibnya.

Baca Juga :   Hati-hati, Ada Narkoba Mirip Permen Karet

Dia melanjutkan, untuk struktur patung sendiri sudah 100 persen dikerjakan. Bahkan saat ini sedang dipaking, guna dikirim ke Atambua, Belu. “Struktur patung yang dikerjakan di Ambarawa sudah selesai 100 persen. Saat ini sudah dipaking untuk dikirim ke Atambua,” terang dia.

Sedangkan untuk Patung Bunda Maria sendiri, progresnya sudah mencapai 50 persen dan tengah diselesaikan di Ambarawa. “Patungnya sudah 50 persen. Sebulan lagi bisa 100 persen dan bisa dikirim,” katanya.

Untuk pembuatan Patung Bunda Maria imbuhnya, menggunakan sejumlah material, salah satunya adalah pasir silika, sedangkan untuk mahkota dibuat dari perak.

Menyoal spesifikasi patung yang dikerjakan, dia menjelaskan patung itu setinggi 16 meter dan pangkuan patung 9 meter. Dengan demikian total Patung Bunda Maria setinggi 25 meter.

Ditanyai apakah proyek itu akan selesai sesuai masa kontrak 210 hari, Tri menjelaskan, setelah melihat progres pekerjaan yang ada, pihaknya yakin semua selesai tepat waktu. “Kita yakin selesai sesuai kontrak,” katanya.

Dia berharap, pengerjaan proyek itu berjalan lancar hingga akhir kontrak dan pihaknya mengutamakan kualitas kerja, sehingga patung tersebut tetap awet nantinya.

Terpisah, Konsultan Pengawas, Fandi Labi yang dikonfirmasi menyebutkan, pihaknya dari CV. Konsulindo Inti Teknika terus mengawasi proyek tersebut akan sesuai dengan bestek dan selesai tempat waktu yakni 210 hari kalender.

Sejauh ini lanjut dia, proyek itu dilaksanakan tanpa ada hambatan baik dari kontraktor sendiri maupun masyarakat setempat. “Kami akan terus awasi pekerjaan ini,” tambahnya.

Baca Juga :   Program RPM dan Kesehatan Gratis Diapresiasi Masyarakat Bisesmus

Untuk saat ini ungkapnya, selain mengawasi pembuatan patung dan strukturnya di Ambarawa, pihaknya juga mengawasi bagesting kolom dan pelataran seluas 50×50 meter. (ferdy talok)

Loading...
Loading...
To Top