TIMOR

SBS Nilai KSR Positif Bagi Pemda Malaka

Bupati Malaka berbicara di forum KSR.

BETUN, Kilastimor.com-Konfrensi Studi Regional (KSR ) yang diselenggarakan Komda Regio Timor PMKRI merupakan kegiatan positif, karena dasarnya adalah memberikan masukan-masukan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) tentang pembangunan daerah.
Demikian Bupati Malaka Stefanus Bria Seran (SBS) ketika membuka KSR di aula Susteran SSpSP Betun, Senin (5/8/2019).

KSR bertemakan agrowisata dalam warna pembangunan yang berkelanjutan bagi masyarakat perbatasan menurut SBS sebagai gagasan yang baik karena membahas bagaimana cara program pemerintah dijalankan.

“Kegiatan ini penting karena cocok dengan Program Pemerintah Kabupaten Malaka, Revolusi Pertanian Malaka dan program pengembangan Pariwisata yang sedang digencarkan Gubernur NTT,” bilangnya.

Revolusi Pertanian Malaka (RPM) dilakukan memiliki lima alasan yakni,
Pertama, Malaka ini merupakan daerah paling subur di tanah Timor, bahkan NTT.
Kedua, semua rakyat Malaka mempunyai tanah dalam jumlah banyak. Tiga, semua makhluk hidup butuh hasil pertanian. Empat, setiap orang dibesarkan dari pertanian dan kelima, setiap tahun selalu kekurangan makanan.

Khusus pariwisata, kata Bupati SBS ada beberapa syarat dasar yakni, ketersediaan infrastruktur jalan atau transportasi, penginapan, restaurant dan enyamanan.

“Untuk kita di Malaka masih jauh, tetapi kita sudah harus punya konsep. Karena imajinasi yang tinggi bisa memacu orang untuk meraihnya,” tutup Bupati SBS.

Terpisah Komisariat Daerah Timor PMKRI, Yohanes Fransiskus Naihaki mengatakan, PMKRI sebagai organisasi mahasiswa siap mendukung Pemerintah Kabupaten Malaka dalam membangun daerah ini.

Baca Juga :   Mantan Wabup Kupang Viktor Tiran Dibui 1 Tahun

“PMKRI siap berkolaborasi dengan Pemkab Malaka untuk membangun Kabupaten Malak,” ujar Yohanes.

Karena itu, tambah Yohanes, pihaknya mohon dukungan dari Pemerintah Kabupaten Malaka terhadap kehadiran PMKRI di daerah perbatasan ini. (edy sumantri)

Most Popular

To Top