RAGAM

TAPD Belu Hitung Dana Talangan bagi 7.000 PBI BPJS Kesehatan

Willybrodus Lay

ATAMBUA, Kilastimor.com-Dihapusnya 7.000 warga Kabupaten Belu Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memdapat tanggapan serius Bupati Belu, Willybrodus Lay.

Willy Lay sapaan karib Bupati Belu itu kepada media, Senin (5/8/2019) mengatakan terkait dengan penggapusan 7.000 warga Belu penerima PBI BPJS Kesehatan, pihaknya tengah menghitung pembiayaannya.

Jika memungkinkan, Pemda Belu akan berupaya untuk mengcovernya melalui APBD Belu. Pasalnya, para penerima itu merupakan warga kurang mampu, yang membutuhkan hal itu. “Kita sedang hitung, apakah kita bisa cover dengan APBD, setelah mereka (PBI) tidak dicover APBN,” terangnya.

Disebutkan, PBI yang dicover APBD saat ini jumlahnya mencapai 4.200 orang. Dengan demikian ketika dikalikan dengan Rp 23.000 maka dalam sebulan dibayarkan iurannya sebesar Rp 96.600.000 per bulan. Bila dikalikan dengan 12 bulan maka nilainya sebesar Rp 1.159.200.000. “Kita setiap tahun bayar iuran Rp 1,5 miliar lebih,” paparnya.

Jika ditambah dengan 7.000 PBI yang dikeluarkan ungkapnya akan terjadi peningkatan. Karena itu, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sedang menghitungnnya agar ditalangi Pemda Belu.

Menyoal kapan akan diajukan ke DPRD Belu soal talangan PBI tersebut, Ketua DPC Demokrat itu mengemukakan, kalau memungkinkan akan diajukan dalam perubahan ini. “Kalau bisa kita ajukan pada perubahan APBD Belu 2019 ini. Mereka warga penerima sangat membutuhkan bila sakit. Mereka yang terima adalah orang tidak mampu. Ini jadi bahan pertimbangan pemerintah,” pungkasnya.

Baca Juga :   Sukseskan ETMC 2019, Pemda Malaka Siapkan Penginapan Gratis untuk Tim

Untuk diketahui, sebanyak 7.000 warga Belu penerima PBI BPJS Kesehatan dihapus pihak Kemenkes. Hal itu dilakukan lantaran tidak warga penerima tidak terdaftar pada Basis Data Terpadu Kemensos.

Walau ada penghapusan, pada saat yang sama, Kemenkes mengganti dengan 8.000 warga Belu penerima BPI baru, yang terdata dalam Basis Data Terpadu. (ferdy talok))

Most Popular

To Top