POLITIK

Tidak Kourum, Sidang Paripurna Diprotes Anggota DPRD Belu

Sidang DPRD Belu.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Sidang Paripurna DPRD Belu, dengan agenda pembahasan KUA PPAS 2020, Jumat (9/8/2019) mendapat protes keras dari anggota DPRD, Yohanes Djuang.

Ketua Fraksi PDIP itu memprotes keras sidang yang dipimpin Ketua DPRD Belu, Januaria Awalde Berek dan dihadiri Bupati, Wabup, Sekda Belu dan pimpinan OPD, karena tidak memenuhi kourum atau jumlah anggota sidang tidak memenuhi syarat. Dari 30 anggota DPRD Belu, hanya dihadiri 15 anggota. Dengan demikian, jelas tidak memenuhi kourum.

Pantauan media ini, protes yang disampaikan anggota DPRD itu tidak diperdulikan oleh pimpinan sidang. Hal ini membuat anggota DPRD Belu itu naik pitam dan mengecam kalau sidang paripurna itu tidak sah.

Mendapat protes itu, Ketua DPRD Belu yang juga pimpinan sidang, kemudian menyelah pembacaan KUA PPAS yang disampaikan Sekda Belu, Petrus Bere untuk mengklarifikasi protes tersebut.

Menurut Walde Berek sapaan karib ketua DPRD Belu itu, kehadiran anggota sesuai dengan daftar yang ada memenuhi kourum. Namun salah satu anggota DPRD Belu, Jumima Funuk meminta izin karena suaminya sedang sakit. “Jumlah kehadiran anggota DPRD kourum, tidak benar tidak menuhi kourum,” papar anggota Fraksi Gerindra itu.

Baca Juga :   Festival Budaya Malaka untuk Pupuk Persaudaraan

Pages: 1 2

Most Popular

To Top