TIMOR

30 Anggota DPRD Belu Diambil Sumpah,.Gubernur. DPRD Diminta Dukung Program Pemerintah

Ketua Pengadilan Negeri Atambua ambil sumpah dan janji anggota DPRD Belu.

ATAMBUA, Kilastimor-30 anggota DPRD Belu periode 2019-2024 resmi diambil sumpah dan janji oleh Ketua Pengadilan Negeri Kelas IB Atambua, Anak Agung Gede Susila di ruang sidang utama DPRD Belu, Senin (9/9/2019).

Hadir pada kesempatan itu, Bupati Belu, Willybrodus Lay, Sekda Belu, Petrus Bere Kajari Belu, Alfons Loemau, perwakilan TNI/Polri, sejumlah anggota DPRD lama, pimpinan OPD serta keluarga dari anggota DPRD Belu.

Ketua DPRD Belu, Januaria Ewalde Berek dalam kata pembukaannya mengungkapkan, setiap waktu ada yang harus memulai dan ada juga yang harus mengakhir tugas sama halnya dengan DPRD Belu, ada yang memulai ada juga yang mengakhiri.

Disebutkan, selama menjalankan tugas di DPRD Belu periode 2019-2024, ada 57 dokumen keputusan lembaga, keputusan pimpin sebanyak 19 dokumen dan banmus 23.dokumen. dia berharap, DPRD Belu periode 2019-2024, bisa meningkatkan kinerja, terutama meningkatkan pembentukan perda inisiatif. “Terima kasih atas kepada semua fraksi dan AKD, Bupati dan semua pihak yang telah bekerjasama.

Sementara itu, Ketua Sementara DPRD Belu, Jeremias Manek Serah Jr dalam sambutannya usai pengambilan sumpah dan janji, juga serah terima jabatan Ketua DPRD menyebutkan, masyarakat telah memberikan kepercayaan kepada anggota DPRD Belu untuk mewakilinya. Begitu besar harapan masyarakat agar DPRD berjuang di demi kehidupan masyarakat Kabupaten Belu yang lebih baik.

Pada kesempatan itu, dia meminta dukungan semua pihaknya agar mampu menjalankan tiga fungsi DPRD dengan baik.

Baca Juga :   Baru Dua OPD Dilingkup Pemprov NTT Minta Pengawalan Kejati NTT

Pada bagian yang sama, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laikodat dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Bupati Belu, Willybrodus Lay mengungkapkan, banyak keberhasilan yang telah dicapai, namun banyak juga hal yang masih kurang diperhatikan, seperti kesehatan, pendidikan juga kesenjangan ekonomi dan sosial serta SDM.
Disamping itu, banyak daerah yang rakyatnya masih terisolir akibat otonomi yang belum sepenuhnya dan mengakibatkan ketergantungan fiskal dengan pemerintah pusat.

Dia berharap DPRD Belu mendukung semua program pemerintah Kabupaten Belu dan Provinsi, agar mampu mengejar ketertinggalan dengan daerah lain pada tahun-tahun mendatang. (ferdy talok)

Loading...
Loading...
Loading...
To Top