RAGAM

KBRI Dili: Bebas Visa ke Timor Leste Bentuk Kebijakan Resiprositas

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pemerintah Timor Leste, telah resmi membebaskan visa kunjungan biasa kepada masyarakat Indonesia. Keputusan itu tertuang dalam Resolusi Pemerintah atau Resoluçòes do Governo Nomor 25/2019 tertanggal 18 September 2019.
Demikian Press Release Kedutaan Besar RI (KBRI) Dili yang diterima kilastimor.com, Jumat (27/9/2019).

Disebutkan, pembebasan visa turis diberikan selama 30 hari dan dapat diperpanjang satu kali dengan periode yang sama. Visa tersebut dapat diperoleh di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Timor Leste, baik di PLBN, Bandar Udara maupun pelabuhan. “Bebas visa hanya untuk kunjungan atau turis. Sedangkan kunjungan bisnis tetap membayar visa seperti biasa,” tulis KBRI Dili.

Kebijakan bebas visa turis tulis KBRI Dili, merupakan kebijakan timbal balik atau resiprositas Timor Leste, atas kebijakan pembebasan visa turis warha Timor Leste ke Indonesia sejak 2 Maret 2016 berdasarkan Perpres RI Nomor 21 Tahun 2016 tentang bebas visa kunjungan.

Masih menurut KBRI Dili, pemberian fasilitas bebas visa kunjungan ke Timor Leste merupakan bentuk komitmen Timor Leste membangun kerja sama dengan Indonesia dalam berbagai bidang. Dengan pembebasan visa tersebut, warga Indonesia yang berkunjung ke Timor Leste tidak lagi membayar USD 30 kepada pihak Imigrasi Timor Leste.

Pembebasan visa kunjungan biasa menurut press release KBRI, disambut positif pemerintah dan masyarakat Indonesia, untuk melakukan kunjungan ke Timor Leste. Atas keputusan ini, diharapkan warga Indonesia yang hendak ke Timor Leste menggunakan paspor, agar tidak mengalami masalah keimigrasian di Timor Leste. KBRI juga berharap agar dengan peneerapan kebijakan itu, kasus keimigrasian antara lain illegal trespasser melalui jalur-jalur tikus diperbatasan RI-RDTL berkurang signifikan. (*/ferdy talok)

Baca Juga :   KMP Sirimau Layari NTT-Maluku-Papua. Fary Francis : Ini Menjawab Aspirasi Rakyat NTT

Most Popular

To Top