EKONOMI

Semburan Gas di Solo Sudah Disampling Lemigas. Blok Gasnya dari Atambua Hingga Lepas Pantai Malaka

Hery Kotta

BETUN, Kilastimor.com-Semburan gas yang ditemukan di Dusun Solo, Desa Lakekun, Kecamatan Kobalima mendapat perhatian dari pakar RPM, Hery Kotta dan Lemigas.
Hery Kotta kepada media ini Selasa (10/9/2019) menjelaskan, dirinya bersama tim
melihat langsung lokasi rembesan gas di kebun milik Pak Yosef, dan sudah disampling oleh teman-teman dari Lemigas.

Melihat hasil analisis gas tersebut lanjutnya, komposisi gas tersebut juga mengandung C2 yg tentunya bersumber dari thermogenik.

“Dugaan saya, kemungkinan gas tersebut mix antara biogenic dan thermogenic yang terperangkap pada lensa-lensa pasir endapan aluvial. Hal ini dikuatkan dengan hasil analisis kandungan HC (hidrokarbon) yg terkandung dalam mud volcano,” katanya.

C2 yang ada dalam gas dari thermogenic ujarnya, tentu bukan bersumber dari endapan kwarter. Untuk memastikan itu harusnya ada analisis isotop.
Bila komposisinya 100 persen methane, bisa juga merupakan dry thermogenic gas. Untuk membedakannya perlu analisis isotop.

Menurut dia, berdasarkan informasi dari rekan-rekan dari Lemigas, tindaklanjutnya sudah ada. “Lemigas sudah tawarkan sebagai daerah Joint Study WK Migas kepada konsorsium Pertamina-Petronas.
“Tinggal tunggu hasil review mereka. Apakah jadi ambil atau tidak,” bilangnya.

Dia mengungkapkan, area bloknya mencakup daerah Atambua sampai daerah lepas Pantai Malaka. Yang utama mereka review masalah ekonomisnya. (edy sumantri)

Baca Juga :   SBS: Jaga Kedamaian dan Jangan Saling Ejek
Loading...
Loading...
Loading...
To Top