TIMOR

Camat Wewiku Diganti, Yohanes Lau Non Job

Camat Wewiku, Manfred Laak berjabatan tangan dengan Bupati Malaka.

BETUN, Kilastimor.com-Jabatan Camat Wewiku berganti. Sebelumnya, Camat dijabat oleh Yohanes Lau. Dalam pelantikan pejabat eselon 2, eselon 3 dan 4, Jumat (11/10/2019) kemarin, Manfred Laak tunjuk menggantikan Jhon Lau begitu sapaannya.
Dengan pergantian itu, praktis jabatan Camat yang dipegang John Lau hanya bertahan beberapa bulan saja. John Lau dalam acara pelantikan yang dipimpin Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran (SBS) tidak dimutasi dalam jabatan yang sama, dengan sendirinya dinyatakan non job. Hingga kini belum diketahui kesalahan mantan Camat Wewiku tersebut, hingga di non job.

Camat Wewiku Manfred Laak yang akrab sapa Manfred merupakan satu-satunya Camat yang dilantik Bupati Malaka.

Manfred Laak ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan dirinya merasa tersanjung karena dipercaya Bupati Malaka dalam jabatan barunya sebagai Camat Wewiku.
Manfred mengatakan kepercayaan yang diberikan Bupati Malaka merupakan kesempatan baginya kembali ke kampung halaman guna membangun bersama rakyat.

”Ini tantangan baru bagi saya, karena sebelumnya bekerja di kantor dinas di Kabupaten dan sekarang harus menyatu dengan masyarakat didalam pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan,” bilang dia.

Menurutnya, setelah pelantikan ini dirinya akan melakukan rapat koordinasi internal dengan para pejabat dan staf yang bekerja di Kecamatan Wewiku untuk menyatukan persepsi.
Dia juga akan melakukan rapat koordinasi dengan para kepala desa dan berbagai stake holders di Wewiku untuk mendapatkan gambaran konkrit terkait situasi dan kondisi di Wewiku.

Baca Juga :   Rawan, Kapolres Belu Minta Jajarannya Siaga Jelang Pilkada Belu dan Malaka

”Namanya pejabat baru harus bisa banyak beraudiensi dengan berbagai komponen masyarakat, agar dalam pelaksanaan tugas yang baru sebagai Camat bisa mendapatkan dukungan dari seluruh komponen masyarakat,” timpalnya.

Yang pasti terang dia, hal penting yang harus dicek pertama yakni implementasi Program RPM di Kecamatan Wewiku, karena saat ini musimnya orang kerja kebun sehingga perlu diikuti di lapangan.
”Saya akan cek dulu program pacul tanah rakyat seperti yang dicanangkan Bupati Malaka seperti apa dan sudah sampai dimana progresnya,” sambungnya.

Dirinya mengatakan Program RPM yang dicanangkan Bupati Malaka merupakan program primadona yang harus disukseskan di Kecamatan Wewiku. Pasalnya, hal itu sangat membantu rakyat dalam meningkatkan produksi hasil pertanian, terutama kebutuhan pokok rakyat.

”Kalau rakyat berkelimpahan makanan, tentunya tidak lapar. Kami juga lihat program lainnya agar berjalan baik dan lancar serta mendapat dukungan rakyat,” tuntasnya. (edy sumantri)

Loading...
Loading...
To Top