POLITIK

Dana Pilkada untuk KPU dan Bawaslu Belu Rp 25,5 Miliar

Marsel Mau Meta

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pemda, KPU dan Bawaslu Kabupaten Belu menyepakati besaran dana Pilkada Belu 2020 nanti, Rabu (2/10/2019).

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Belu, Marsel Mau Meta yang dikonfirmasi media ini menyebutkan, hari ini Pemerintah bersama KPU dan Bawaslu Kabupaten Belu telah selesai membahas anggaran Pilkada Belu 2020.

Pemerintah dan kedua lembaga penyelenggara pemilu itu bersepakat atas kebutuhan anggaran penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Belu.

Untuk KPU Belu sebutnya, antara pemerintah dan KPU Belu menyepakati besaran anggaran sebesar Rp 18 miliar. “Untuk KPU kita setujui bersama anggaran senilai Rp 18 miliar,” kata mantan Asisten I Sekda Belu itu.
Anggaran itu ujarnya, untuk membiayai setiap tahapan yang bakal dijalankan oleh KPU, termasuk honorarium para penyelenggara di tingkat kecamatan dan desa.

Sementara itu, untuk Bawaslu ditetapkan anggaran senilai Rp 7,5 miliar. Anggaran itu untuk mengawasi setiap tahapan juga honorarium pengawas lapangan. “Anggaran untuk Bawaslu batu tadi disepakati. Kalau KPU sudah tuntas Selasa lalu,” terang dia.

Ditanyai kapan akan ditandatangani Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), Marsel Mau Meta mengatakan, pihaknya masih tunggu dimasukan kode rekening dari dua lembaga penyelenggara untuk dimasukan dalam NPHD. Jika sudah, maka akan segera ditandatangani NPHD antara Pemda, KPU dan Bawaslu Belu.
“Dalam waktu yang tidak lama, NPHD akan diteken Bupati, Ketu KPU dan Ketua Bawaslu Belu,” tuntasnya. (ferdy talok)

Baca Juga :   Medah: Kehadiran TPP NTT tidak Mengganti Peran OPD
Loading...
Loading...
To Top