TIMOR

Kasek SMPN 2 Atambua Dinilai Rasis, Nahak: Itu Hanya Bahasa Motivasi

Philipus Nahak

ATAMBUA, Kilastimor.com-Kepala Sekolah SMPN 2 Atambua, Philipus Nahak dinilai rasis oleh salah satu staf gurunya berinisial NHR. Penilaian itu terjadi lantaran kepala sekolah mengeluarkan bahasa yang menyebut pribumi dan pendatang, pada Jumat (11/10/2019) lalu.

NHR ditemani sejumlah rekan gurunya kepada media ini, Senin (14/10/2019) menjelaskan, pada Jumat pagi lalu, dirinya tiba di sekolah sekira pukul 07:00 Wita. Saat tiba para siswa sedang diatur oleh kepala sekolah untuk berbaris. Karena itu dirinya langsung menyesuaikan diri di barisan sambil mengatur siswa untuk senam.

Setelah senam ujarnya, kepala sekolah berbicara dengan mic sambil marah-marah. Dirinya kemudian masuk dan duduk di dalam ruangan tata usaha. Saat itu, dirinya dipanggil dan semua orang mendengarnya.

Karena dipanggil sebut NHR, dirinya pergi menghadap. Sang kepala sekolah menanyakan kenapa terlambat untuk mengatur siswa. Kepala sekolah kemudian mondar mandir sambil marah-marah. Kepala sekolah mengemukakan, jika tidak mau membangun ini daerah ini, buat surat pernyataan mengundurkan diri pulang daerah sendiri untuk membangun. “Datang dari jauh-jauh cari pekerjaan di sini. Sudah dikasih kerja tidak mau kerja kalian pendatang itu ini bikin saya jadi bola,” bilangnya.

Masih menurutnya, apa yang dikatakan Kasek didengar oleh guru maupun siswa yang berada di ruang tata usaha. Setelah mendengar semua itu dirinya meninggalkan ruangan itu. Seketika, dirinya dipanggil lagi ke ruangan. Disana, kembali pernyataan itu dilontarkan.

Baca Juga :   Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang Kunjungi SD Danau Indah Oesapa

Pages: 1 2

Most Popular

To Top