HUKUM & KRIMINAL

Kembali Didemo Warga Lakanmau, Manek: Kami Hanya Sebatas Audit dan Temukan Kerugian Daerah

ATAMBUA, Kilastimor.com-Masyarakat Desa Lakanmau kembali menyambangi Inspektorat Belu dalam bentuk aksi damai, Kamis (24/10/2019).
Kedatangan belasan warga tersebut diterima Inspektur Inspektorat Belu, R. Th. Jossetyawan Manek di ruang rapat Inspektorat Belu.

Warga Lakanmau, Patrisius Mali dalam pertemuan itu mengemukakan, pihaknya mempertanyakan soal temuan pengelolaan dana Desa Lakanmau tahun anggaran 20014 hingga 2017. Pada kesempatan itu, dia juga mempertanyakan soal pengembalian temuan dan besaran pengembalian temuan yang sudah di kembalikan Kades Lakanmau, Maria Meliana Wati Lopes.

Menjawab pertanyaan tersebut, Inspektur Inspektorat, Iwan Manek sapaan karibnya mengemukakan, berdasarkan hasil audit pihaknya, memang ada temuan. Hanya saja untuk besarannya tidak bisa disebutkan, karena itu bukan kewenangannya. “Untuk besaran temuan, hanya bisa bupati yang menyampaikan,” tuturnya.

Dikemukakan, atas temuan itu, pihaknya telah menyerahkan kepada Kejaksaan sebagai Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan penagihan kepada yang bersangkutan. “Jadi kami hanya dari sisi perdata saja, tidak dalam hal pidana,” terangnya.

Dia menambahkan, Kades Lakanmau telah mengetahui besaran temuan, dan telah melakukan penyetoran sebagian temuan kerugian daerah ke rekening kas Desa Lakanmau. “Pengembalian temuan sebagian sudah disetor ke rekening kas desa, walau belum efektif,” katanya.

Dikemukakan, pihaknya sebagai auditor hanya bisa melakukan sampai pengembalian temuan kerugian negara atau daerah. Hanya itu saja yang bisa dilakukan pihaknya, sesuai kewenangan yang ada.

Baca Juga :   650 Personil Polisi dan TNI Dikerahkan Amankan Natal dan Tahun Baru 2019

Terkait belum efektifnya pengembalian kerugian negara ujar Manek, pihaknya belum mengetahui tindakan lain dari APH sebab telah melewati batas waktu. Nanti akan dilihat tindakan lain. “Setoran sudah ada. Memang ada batas waktu yg diberikan APH Kejaksaan,” ungkapnya.

Inspetorat lanjutnya, sangat profesional dalam melakukan audit soal kerugian negara dalam pengelolaan Dana Desa Lakanmaun.

Pada kesempatan itu, dia meminta masyarakat Lakanmau untuk mengambil langkah lain, termasuk dalam penegakan hukum. Pasalnya, Inspektorat tidak bisa bertindak lebih. Inspektorat hanya sebatas audit kerugian negara.

Pada bagian yang sama, Piter lisu meminta Inspektorat Belu melakukan audit terkait pelaksanaan dana desa Lakanmau tahun anggaran 2018 dan 2019, karena diduga ada yang tidak beres. Terkait hal itu, Iwan Manek mengatakan hal itu akan dilihat nanti.

Viky Nahak mengatakan karena sudah melewati batasan waktu, maka harusnya diproses hukum, bukannya dibiarkan.
Atas hal itu, Iwan Manek mengemukakan, untuk proses hukum bukan kewenangan dirinya. Pihaknya berwenang hanya dalam audit.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, temuan kerugian negara akibat penyalahgunaan Dana Desa Lakanmau, sebesar Rp 940.000.000. Hingga kini telah dikembalikan sebesar Rp 220.000.000. (ferdy talok)

Loading...
Loading...
To Top