HUKUM & KRIMINAL

Korban Lindasan Loader Milik Toko Matador Bernama Noferius Bau

BETUN, Kilastimor.com-Anak yang tewas terlindas loader di Betun teridentifikasi. Korban adalah Noferius Bau (15). Dia bekerja sebagai kondektur truk milik Toko Matador, Betun. Korban sendiri berdomisili di Lokmi, Desa Wederok, Kacamatan Weliman.
Noferius tewas di TKP usai terlindas alat berat Loader, yang juga milik Toko Matador.

Kecelakaan terjadi di lokasi penimbunan material bangunan, di Gudang Matador Milik Frids Oematan, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Rabu (23/10/2019).

“Korban nama Noferius Bau. Dia konjak truk. Korban terjatuh saat naik ke loader dan bersamaan loader yang dioperasikan operator, Yufri Un (28) warga Kamanasa, mundur dan melindas korban,” ujar saksi Jefrianus Seran (17) yang juga kondektur truk pada perusahaan tersebut.

Setelah kejadian tersebut kata saksi Jefrianus Seran, dia bersama temannya memberitahukan kepada operator loader untuk berhenti, karena 
telah menggilas korban Noferius Bau.
Selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Malaka Tengah.

Kapolsek Malaka Tengah, Alnofriwan Zahputra membenarkan kejadian tersebut. Jasad korban sudah dievekuasi ke Rumah Sakit Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun usai kejadian.

Menurut Kapolsek Alnof, hasil olah TKP sementara, korban mengalami pendarahan di bagian kepala diduga tergilas loader.
“Keterangan operator Loader bahwa operator tidak memperhatikan di bagian belakang alat berat berat, dikarenakan memutar musik dan mendengar melalui headset dan dirinya melihat pergerakan dari korban.
Saat ini operator loader Yufri Un, sudah diamankan di Mapolsek Malaka Tengah dan
jenazah korban telah dibawa pihak keluarga, untuk disemayamkan dan dimakamkan.

Baca Juga :   Sembilan Perwira Polres Belu Dimutasi

Frids Oematan, pemilik Toko Matador ketika dikonfirmasi media ini mengatakan, dirinya tidak berada dilokasi sewaktu kecelakaan terjadi.
Walau demikian, pihaknya bersedia bertanggung jawab atas peristiwa ini. (edy sumantri)

Loading...
Loading...
To Top