TIMOR

100 TKM Malaka Diberi Skill untuk Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Kadis Nakertrans Malaka pose bersama TKM.

BETUN, Kilastimor.com-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Malaka melakukan pendampingan bagi 100 warga Kabupaten Malaka, melalui program Tenaga Kerja Mandiri (TKM).
Metodenya, TKM dibekali skill guna meningkatkan taraf hidup dan ekonomi keluarga.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Malaka, Vinsensius Babu, ketika dijumpai media ini di ruang kerjanya, Jumat (01/11/2019) mengatakan, kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menciptakan lapangan kerja bagi kelompok masyarakat.

Jenis kegiatan yang dikembangkan dalam program tersebut ujarnya, adalah budidaya ikan lele, budidaya sayuran, kursus menjahit dan kelompok ekonomi produktif berupa tenun ikat.

“Sasarannya 100 orang. Tujuan akhirnya adalah untuk meningkatkan perekonomian keluarga dan kaum muda melalui sistem padat karya infrastruktur,” sebutnya.

Tahun ini tambahnya, pihaknya memberikan bantuan untuk 4 kelompok, yakni di Desa Fatuaruin, Desa Wehali dan Umanen lawalu, serta Desa Kamanasa dan Desa Bakiruk.

Sedangkan, bantuan sarana air disalurkan ke dua desa, yakni Desa Kletek sebanyak dua unit sumur bor dan ke Desa Nabutaek sebanyak 1 unit.

Sementara, untuk kelompok ekonomi produktif berupa tenun ikat, telah disalurkan kepada beberapa kelompok masyarakat di Desa Lotas, Berliku, Naimana, Railor, Fahiluka, Weoe dan Weseben.

Selain itu, lanjut Vinsen, untuk kelompok menjahit, setelah mengikuti pelatihan yang diselenggarakan di Kantor Kepala Desa Bakiruk, masing-masing peserta dibekali 1 paket peralatan dan perlengkapan menjahit dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi NTT.

Baca Juga :   Tujuh Desa di Tastim Krisis Air Bersih

“Kegiatan tersebut menggunakan anggaran yang bersumber dari Dana Tugas Pembantuan Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia, Tahun Anggaran 2019,” tutupnya. (edy sumantri)

Loading...
Loading...
To Top