NASIONAL

BNN dan Pemkot Kupang Bersinergi dalam P4GN

Hermanus Man

KUPANG, Kilastimor.com-Kepala BNN, Komjen Pol, Drs. Heru Winarko dan Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man memberikan materi tentang Upaya Pemerintah Dalam Mendukung Implementasi P4GN Untuk Mewujudkan Kelurahan Bersinar” pada acara Talk Show Diseminasi Informasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia, Komjen Pol, Drs. Heru Winarko, SH memaparkan bahwa di NTT terdapat 5,6 juta penduduk dan sekitar 36.000 jiwa merupakan calon dessert coba pakai.
“Saat ini ada 803 jenis narkoba baru atau New Psychoactive Substances (NPS) yang ada di dunia dan di Indonesia ada 79 NPS yang menjadi golongan satu narkotika. Jadi ini yang mau dicoba,” jelas Drs. Heru Winarko,SH.

Lebih lanjut Drs. Heru Winarko, SH meminta kepada Pemerintah Kota Kupang untuk memperkuat Assessment Center Hukum dan kesehatan serta rehabilitasi serta sinergitas antara BNN dan Pemerintah Kota Kupang dalam upaya memerangi narkoba, karena merupakan musuh bersama yang dapat merusak generasi penerus bangsa Indonesia.

“Masalah penyalahgunaan narkoba bukan merupakan aib keluarga tetapi merupakan masalah nasional yang menjadi tanggung jawab bersama yang harus ditanggulangi secara terpadu, terkoordinir, terarah dan berkelanjutan serta dilakukan secara serius dan sungguh-sungguh.

Ditegaskan, perlu komitmen bersama yang melibatkan seluruh komponen masyarakat untuk menanggulangi atau memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kota Kupang.

Baca Juga :   14 Mobil Hasil Penggelapan Diamankan Polres Belu. SL Terduga Penggelapan Masih di Kejar

Wakil Wali Kota dr. Hermanus Man memberikan apresiasi kepada BNN pusat, BNN Provinsi dan BNN Kota Kupang yang telah menunjuk Kota Kupang sebagai salah satu Kota pilot project untuk Kelurahan Bersinar.

Dikemukakan, Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilang rasa sampai menghilangkan rasa nyeri. Selain itu, dapat menimbulkan ketergantungan. “Kecanduan itu berasal dari kata candu yang bersifat halusinasi serta ada juga stimulant yang juga sifatnya merangsang orang untuk bergembira serta rasa depresi sehingga membuat orang itu susah,” jelas dr. Hermanus Man saat memberikan materi.

Dalam rangka mewujudkan Visi Pemerintah Kota Kupang yang dijabarkan melalui Misi mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang sehat, cerdas, berakhlak, profesional dan berdaya saing (Kupang Sehat-Cerdas), upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kota Kupang adalah menjadi mitra Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kupang dalam setiap kegiatan advokasi P4GN. Pemerintah Kota Kupang bekerja sama dengan BNN Kota Kupang melaksanakan sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada seluruh ASN di Kota Kupang, khususnya kepada para Camat dan Lurah agar mudah mengidentikasi dan mengatasi gejala penyebaran narkoba di wilayahnya masing-masing.

Kemudian tambahnya, melakukan pendampingan eks pecandu narkoba di Balai Pemasyarakatan Kelas II Kupang bersama BNN Kota Kupang, aktif bertukar informasi tentang P4GN antara Pemerintah Kota Kupang dan BNN Kota Kupang, saling mendukung dalam setiap kegiatan secara bersama, melibatkan Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Kupang dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat di Daerah dan Komunitas Pemuda dan Masyarakat untuk mencegah peredaran dan peyalahgunaan Narkoba di lingkungan masyarakat.

Baca Juga :   IPDN Lakukan Pendampingan di Sejumlah Desa di Kabupaten Malaka

Pemkot juga memfasilitasi kegiatan seminar, sosialisasi dan kegiatan lainnya yang berkaitan dengan pencegahan penyalahgunaan narkotika dan melakukan pengawasan dan pembinaan oleh Pemerintah Kota Kupang.

Turut hadir, Deputi Pencegahan BNN RI Irjen Pol, Arjan Pramuka Putra, SH.M.Hum, Kepala Biro Humas Setamma BNN RI, Brigjen Pol, Sulistyo Pudjo Hartono, SIK, M.Si, Kepala BNN Provinsi NTT, Brigjen Pol, Teguh Imam Wahyudi, SH.MM, camat dan lurah se-Kota Kupang. (sani asa)

Loading...
Loading...
To Top