TIMOR

Memantau Tanda Bahaya bagi Bayi Menggunakan Buku Merah Muda

dr. Ni Putu Inna Ariani, S.Ked

Oleh: dr. Ni Putu Inna Ariani, S.Ked
(Dokter Pada Puskesmas Laenmanen)

Buku kesehatan ibu dan anak atau yang lebih dikenal sebagai buku ibu hamil adalah buku berwarna merah muda yang didapat saat ibu hamil memeriksakan kehamilannya pertama kali di Puskesmas atau Rumah Sakit (RS).
Buku ini akan dibawa oleh ibu hamil saat kontrol kehamilan dimanapun dan tidak boleh dilupakan, biasanya ibu hamil selalu menyimpannya di tas saat bepergian.

Buku merah muda berisi catatan kesehatan ibu dan janin yang dipantau oleh dokter atau bidan. Jika dibaca secara seksama, banyak informasi yang terdapat dalam buku ini salah satunya adalah tanda bahaya bayi baru lahir.

Bayi baru lahir dipantau sebanyak 3 kali oleh tenaga kesehatan sampai bayi berumur 28 hari setelah lahir. Bayi harus dipantau secara ketat karena pada saat-saat inilah bayi bisa mengalami tanda bahaya.
Setelah perawatan pasca melahirkan biasanya dokter atau bidan akan menjelaskan tanda bahaya. Ini agar dipantau oleh ibu atau pengasuh bayi sebelum bayi dipulangkan ke rumah. Tetapi terkadang ibu atau pengasuh lupa dengan penjelasan tersebut. Adapun tanda bahaya bayi baru lahir berupa tidak mau menyusui, kejang-kejang, lemah, sesak nafas, bayi merintih atau menangis terus menerus, tali pusat kemerahan sampai dinding perut dan berbau atau bernanah, demam/panas tinggi, mata bernanah, buang air besar cair lebih dari 3 kali sehari, kulit atau mata bayi kuning, serta berak bayi berwarna pucat.

Baca Juga :   Ini Tanggapan Bupati Malaka Terkait Penundaan Upacara Hardiknas

Jika ibu atau pengasuh bayi lupa tanda bahaya tersebut maka bisa dilihat di buku merah muda pada halaman 35 tanda-tanda tersebut, dan bila ditemukan salah satu dari tanda bahaya tersebut segera hubungi bidan desa atau ke Puskesmas terdekat agar memperoleh pemeriksaan dari dokter. Jangan sampai terlambat, karena tanda bahaya ini jika tidak ditangani secepatnya dapat mengakibatkan kematian pada bayi. ***

Loading...
Loading...
To Top