TIMOR

Penyerapan APBD Malaka Capai 57,5 Persen

Aloysius Payong Werang

BETUN, Kilastimor.com-Penyerapan APBD Kabupaten Malaka Tahun Anggaran 2019, hingga 15 November 2019 mencapai 57,5 persen.
Rinciannya, belanja tidak langsung 66 persen dan belanja langsung 48 persen.

“Realisasi pos belanja APBD Malaka ini, tergolong baik karena masih ada sisa waktu sebulan,” bilang Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Kabupaten Malaka, Aloysius Payong Werang kepada media ini di ruang kejanya selasa (26/11/2019).

Disebutkan, realisasi pos belanja APBD ini tergolong baik karena masih ada sisa waktu satu bulan ke depan, dan bila disandingkan dengan realisasi pos belanja APBD tahun 2018, sampai dengan 31 Desember 2018 mencapai 90 persen lebih.

Realisasi yang ada katanya, memang dinilai belum mencapai target 75 persen. Namun, pemerintah optimis di sisa waktu satu bulan ke depan, target realisasi belanja bisa tercapai.

Menurut Aloysius, total pendapatan APBD Kabupaten Malaka tahun 2019 sebesar Rp 908,8 M yang bersumber dari dana transfer 78 persen, PAD sekira enam persen dan sisanya adalah pendapatan lain-lain yang sah.

“Memang tren anggaran kas yang dipakai harusnya minimal 75 persen. Kami masih tetap optimis karena masih sisa satu bulan lebih ini target kita bisa tercapai. Kami berkeyakinan kalau kami sandingkan dengan tahun 2018 sampai dengan akhir tahun per 31 Desember realisasi belanja kita mencapai lebih dari 90 persen,” timpalnya.

Baca Juga :   Pemkot Kupang akan Tindaklanjuti Temuan BPK Soal Penyertaan Modal Bagi BUMD

Menurut Aloysius, biasanya realisasi belanja yang paling besar terjadi Desember karena sejalan dengan progres pekerjaan terutama pos belanja langsung yang berkaitan pekerjaan infrastruktur. Realisasi belanja pada Desember akan terjadi peningkatan dan hal ini merupakan trend umum bagi semua daerah. (edy sumantri)

Loading...
Loading...
To Top