HUKUM & KRIMINAL

Very Tahu Guru SMPK Don Bosco Bantah Lakukan Tindak Kekerasan

Kepala korban terlihat benjol.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Very Tahu, oknum guru SMPK Don Bosco Atambua yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap muridnya, Andra Manek, membantah hal itu, ketika dikonfirmasi media ini, Kamis (21/11/2019).

Very Tahu dalam keterangan persnya kepada media ini mengemukakan, dirinya tidak melakukan tindak kekerasan terhadap muridnya Andra Manek.
“Saya tidak lakukan tindakan kekerasan,” bilang dia.

Dijelaskan, dirinya memang mengetok kepala beberapa murid termasuk Andra Manek. Tetapi sebatas mendidik mereka. Pasalnya, ketika dirinya meminta untuk mengerjakan tugas fisika, sejumlah murid itu tidak mau mengerjakannya. Karena itu, dirinya mengetok kepala para siswa tersebut.

Menyoal korban tidak sadarkan diri, dia mengaku tidak mengetahuinya. “Soal sadarkan diri, saya tidak tahu. Memang betul sy krtok dia Andra Manek pun dahi, dan itu bukan cuma dia yang kena ketok, sebagian anak laki-laki lain juga kena ketok karena disuruh kerja soal mereka masih cerita dan tidak mau. Itu juga bukan pukul dengan emosi, itu ketok ktuk teguran saja,” urai dia.

Masih menurutnya, dirinya juga tidak mengetahui hasil pemeriksaan dari dokter. “Andra anak mungkin ada penyakit lain. Mungkin anak karena ada kontak fisik makanya dia kejang-kejang,” tuturnya.

Masih menurut Very Tahu, dirinya tidak punya niat apa-apa untuk celakakan muridnya itu. “Saya tidak pernah ada niat untuk kasi celaka orang punya anak, yang juga siswa saya. Saya juga ada anak tiga orang. Saya juga tidak pikir kejadian akan begini. Saya mau semua baik-baik saja. Untuk hal ini saya minta maaf,” tuntas dia. (ferdy talok)

Baca Juga :   Puslitbang Hortikultura: Poktan di Malaka Responsif Terima Inovasi
Loading...
Loading...
To Top