TIMOR

Uskup Pimpin Rekoleksi di Dekenat Malaka. “Data Belum Terkoneksi, Jadi Celah Pengiriman Migran Illegal”

BETUN, Kilastimor.com-Uskup Atambua, Mgr Dominikus Saku, Pr memberi rekoleksi Adventus di Dekenat Malaka, Senin (2/12/2019).
Pelaksanaan rekoleksi mengusung thema Umum : Gereja Migran Perantau, dengan Judul rekoleksi “Tuhan Berjalan Bersama Kita”

Dalam rekoleksi hari pertama, dihadiri para ASN di lingkup Pemkab Malaka, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Malaka, Sekda, Para Asisten, Pimpinan perangkat daerah, para pejabat eselon, pastor paroki dan pastor pembantu, frater, suster, TP PKK Kabupaten Malaka, Pengurus DPP, Kepala Puskesmas, dokter, Camat dan staf.

Uskup Dominikus Saku mengingatkan umat agar memberikan penghormatan kepada Tuhan. Dengan membangun kandang Natal, umat memberikan penghormatan kepada Tuhan.
Uskup juga mengingatkan umat untuk hidup membaur dengan sesama, dalam segala situasi dan keadaan apapun.

Dalam kesempatan sesi tanya jawab, Uskup Domi mengkritisi bahwa hingga saat ini sentralisasi dan digitalisasi data belum terkoneksi. “Kadang mau naik pesawat diperiksa hingga 4 kali. Ini bukti kita lemah,” paparnya.

Kelemahan data lainnya yakni data migran pekerja. Hal ini terjadi karena data yan belum terkoneksi, sering dimanfaatkan untuk mengibuli pekerja atau manipulasi data. Akibatnya terjadi pengiriman migran illegal.

Uskup Domi melihat sisi baik dari migran, yakni umat Katolik bisa menjadi misionaris di tempat kerja. ”Gereja harus menunjukkan wajah kekatolikannya dimana saja umat berada, terutama ditempat kerja yang baru,” urai dia.

Gereja dan pemerintah, ujarnya, bisa mensinkronisasi data untuk mengatasi berbagai persoalan migran yang dihadapi. (edy sumantri)

Baca Juga :   Bupati Bere: Saya Sudah Dapat Laporan dari Kabag Umum. Saya Minta Masyarakat Waspada Banjir
Loading...
Loading...
To Top