TIMOR

BKKBN NTT Gelar Natal Bersama Lansia. ” Jajaran BKKBN Harus Terbarkan Semangan Baru”

Marianus Mau Kuru

KUPANG, Kilastimor.com-Badan Kependudukan dan Keluarga Nerecana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi NTT menggelar Natal Tahun Baru Bersama dengan kalangan Lansia, di Hotel Neo Aston Kupang (10/1/2020).

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTT, Marianus Mau Kuru, SE, MPH dalam sambutannya mengemukakan tema Natal yang diangkat yakni “Jadilah sahabat Bagi Semua Orang”. Tema ini begitu indah karena mengajak semua umat beragama untuk bersatu tidak boleh ada perpecahan, perbedaan, tidak boleh ada perilaku intoleran, tidak boleh tumbuh radikalisme. Selain itu tidak boleh tumbuh SARA.

Dikalangan BKKBN Provinsi NTT lanjutnya, harus dibangun dan dipelihara kebersamaan, persaudaraan, kekeluargaan dan kebersamaan.

Dikemukakan, Tuhan menciptakan manusia untuk hidup berdampingan, untuk saling mengisi, saling membantu, saling melengkapi. Pasalnya kmanusia yang diciptakan adalah makluk social (homo socialis/zon politikon). Karenabitu, semua yang berada dilingkungan BKKBN Provinsi NTT adalah sahabat bagi semua masyarakat Indonesia.

BKKBN sergahnya, diberikan mandat untuk membangun keluarga dalam sebuah siklus kehidupan, mulai dari konsepsi, bayi/balita anak, remaja, pasangan usia subur, dan lansia. “Sehingga hari ini kita rayakan Natal bersama para lansia,” papar Marianus.

Lanjut Marianus, ada tujuh dimensi lansia tangguh yang hendak menjadi perhatian bersama yakni, dimensi spritual, dimensi intelektual, dimensi hobi, dimensi kesehatan fisik, dimensi vokasional/dimensi kealihan, dimensi sosial dan dimensi lingkugan.

Marianus juga mengungkapkan bahwa dewasa ini keluarga tidak lagi sering makan bersama, karena orang lebih mengutamakan hand phone (HP). “Ini menunjukan kita sedang digerus oleh teknologi. Dengan perayaan hari keluarga kudus Nazaret yang sudah kita lewati bersama, menjadi pedoman dan kita semua meneladani kehidupan yang dijalankan oleh keluarga kudus Nazaret. BKKBN dalam melaksanakan tugas membangun keluarga kiranya keluarga kudus Nazaret hendaknya menjadi inspirasi dan model pelaksanaan program KKBPK.
BKKBN mengalami tantangan berat, karena kita didalam BKKBN sendiri belum mampu menerapkan polah hidup keluarga kudus Nazaret,” timpalnya.

Baca Juga :   Sambut Kedatangan Tim Persebi, Pemda Malaka Lakukan Sejumlah Persiapan

Marianus juga mengajak dan menghimbau seluruh jajaran ASN Perwakilan Provinsi NTT baik pejabat eselon III, eselon IV, pejabat fungsional, staf, peyuluh KB se-NTT dan seluruh outsoursing, agar merubah kebiasaan dan budaya kerja lama, dengan semangat baru.

Dalam kesempatan itu juga marianus memperkenalkan logo BKKBN yang baru kepada semua yang hadir. Logo BKKBN mengandung empat makna yakni, love/cinta kasih, sayang dengan lambang hati, merangkul, kupu-kupu lambang perencanaan dan proses, dan simbol tak terbatas, artinya pencapaian sesuatu harus direncanakan tanpa batas. Setiap jatuh, harus bangun kembali. (sani asa)

Loading...
Loading...
To Top