TIMOR

Dalam Rapat BPH Migas, Bupati Malaka Minta Tambahan SPBU

Bupati Malaka ketika menyampaikan pendapat dalam rapat BPH Migas di Jakarta.

JAKARTA, Kilastimor.com-Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran bersama 69 Bupati menghadiri rapat koordinasi Pelaksanaan Pembangunan BBM 1 Harga Tahun 2020 di Jakarta, Rabu (29/1/2019).
Rapat yang digelar Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) itu sebagai tindak lanjut Keputusan Plt. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Nomor 0008.K/15/DJM.O/2020 tanggal 13 Januari 2020 tentang lokasi tertentu untuk Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) tertentu dan jenis BBM khusus penugasan Tahun 2020-2024.

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dalam kesempatan itu meminta agar pihak pertamina harus menambah SPBU di Kabupaten Malaka, minimal satu kecamatan satu SPBU.

”Kami di Kabupaten Malaka wilayahnya ada 12 Kecamatan yang hanya dilayani satu SPBU dan 2 APMS yang ada di dua Kecamatan. Ini sangat ironis, karena di Jakarta rakyat bisa mendapatkan Pelayanan BBM di SPBU 24 jam, tetapi di daerah kami, SPBU buka jam 6.00 lalu tutup jam 9:00 Wita, karena kehabisan BBM.
Kami Pemerintah Daerah tidak berdaya karena kewenangannya ada di Pertamina sebagai pengelola tunggal untuk mengurusi BBM,” tuturnya.

Sebagai daerah dan Kawasan Perbatasan Negara RI-RDTL tambah dia, harus diperhatikan. Pertamina jangan jadi pemicu perpecahan karena perlakuan tidak adil antara pusat dan daerah terkait pelayanan BBM.
”Kami minta diperhatian, karena BBM menjadi urat nadinya kehidupan rakyat di daerah terutama di kawasan perbatasan negara,” tandasnya.

Baca Juga :   80 Calon Tamtama Kodim 1605/Belu diberangkatkan ke Kupang

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dalam Rapat Koordinasi itu didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Malaka,  Silvester Leto,  SH dan Kabag Ekonomi Setda Malaka. (edy sumantri)

Loading...
Loading...
To Top