TIMOR

Dua Kendala Ini Sebabkan Seleksi PPPK di Belu Belum Bisa Digelar

Ilustrasi tes CPNS.

ATAMBUA, Kilastimor.com- Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) Nomor 5 Tahun 2014 membagi ASN dalam dua kategori, masing-masing PNS dan PPPK. PNS merupakan ASN yang telah diangkat oleh negara, sedangkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) merupakan honorer yang lolos seleksi nantinya.

Khusus PPPK, sesuai wacana yang ada direncanakan untuk dilakukan seleksi diseluruh Indonesia, termasuk Belu, NTT. Namun hal itu belum juga terealisir. Malah, seleksi CPNSD Belu yang bakal digelar 27-31 Januari mendatang.

Media ini mengkonfirmasi Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan SDM Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Belu, Anton Suri tentang seleksi PPPK tahun 2019.
Anton Suri mengatakan seleksi PPPK belum bisa dilakukan pihaknya. Hal ini terjadi karena dua kendala utama yang belum terselesaikan. “Saat ini belum ada jadwal seleksi PPPK. Ada dua kendala yang merintanginya,” bilang Mantan Kadis Perhubungan Belu itu.

Sesuai rapat yang diikuti pihaknya di Jakarta belum lama ini, ada dua kendala terkait seleksi PPPK. Pertama, hingga kini belum ada anggaran yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan. Dengan belum ada anggaran untuk pembiayaan gaji PPPK, sehingga belum bisa dilakukan seleksi. “Ini menjadi masalah yang belum teratasi hingga kini,” bebernya.

Kendala kedua ujarnya, hingga kini belum juga ditetapkan sistem kepangkatan, jenjang karir dan pengembangan lainnya. Misalnya, apakah PPPK punya karir seperti PNS yang memiliki sistem kepangkatan dan memiliki jenjang karir dan bisa menjadi kepala dinas atau sebutan lainnya. “Kajian ini belum dikeluarkan oleh KemenPAN-RB, dan menjadi penghambat seleksi PPPK,” terang dia.

Baca Juga :   BMPS NTT Minta Jangan Ada Diskriminasi Sekolah Negeri dan Swasta

Pihaknya lanjut Anton Suri, masih manunggu keputusan KemenPAN-RB dan BKN selanjutnya terkait PPPK. Namun diperkirakan seleksi bakal digelar Juni atau Juli 2020 mendatang. “Kita tunggu saja keputusan pemerintah pusat,” tandasnya.

Masih menurutnya, untuk PPPK Kabupaten Belu, telah dinyatakan lulus sebanyak 51 orang, hasil tes tahun 2018 lalu.

Untuk diketahui, syarat PPPK yakni guru, tenaga kesehatan juga honorer K2 dan non kategori khusus yang masa pengabdian diatas 15 tahun.(ferdy talok)

Loading...
Loading...
To Top