TIMOR

Ini Jadwal Resmi Seleksi CPNSD Belu

Anton Suri

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pelaksanaan seleksi CPNSD Belu tahun anggaran 2019 tinggal menghitung hari. Peserta yang lolos seleksi administrasi, perlu mempersiapkan diri jelang tes tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daearah (BKPSDMD) Belu, Anton Suri yang dikonfirmasi kilastimor.com, Sabtu (18/1/2020) mengemukakan, secara nasional jadawal sudah dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
Akan tetapi lanjutnya, penentuan Hari H pelaksanaan seleksi ditentukan oleh masing-masing daerah.

Setelah berkoordinasi dengan Kanreg X BKN Denpasar, seleksi CPNSD khusus untuk Kabupaten Belu direncananakan pada akhir Januari.
Disebutkan, Seleksi Komptensi Dasar (SKD) bakal dilaksanakan pada 27-31 Januari 2020. “Kita akan laksanakan seleksi satu hari 5 shift. Setiap satu shift ada 120 peserta,” paparnya.

Setelah pelaksanaan SKD, akan dilakukan pengumuman hasil seleksi pada Februari 2020. “Kita jadwalkan umumkan hasil SKD pada bulan Februari. Dari situ, yang lulus SKD bisa mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB),” ujarnya.

Selanjutnya bilang mantan Kadis Tamben Belu itu, akan dilaksanakan seleksi SKB pada Maret 2020. Hasil SKB akan diumumkan pada April 2020.

Terkait pelaksanaan SKD urai mantan Kadis Perhubungan Belu itu, sejak 16-18 Januari 2020, tim teknis dari BKN Denpasar telah melakukan survei kelayakan lokasi, terutama laboratorium komputer. Hasilnya, laboratorium komputer SMAN 1 Atambua dinyatakan laik. “17 Januari lalu, sudah dilakukan uji coba seleksi dengan menggunakan sistim CAT yang dihadiri oleh sejumlah calon peserta seleksi dan semua siap,” timpalnya.

Baca Juga :   Pendidikan Tidak Terlepas dari Kehidupan Manusia

Pada bagian akhir, kembali dia berpesan kepada para peserta yang lulus seleksi administrasi, untuk mempersiapkan diri guna mengikuti seleksi SKD dan SKB tersebut. “Kami minta para peserta tidak keluar daerah pada minggu ke-4 bulan Januari ini. Seleksi ini hanya khusus bagi CPNSD. Sedangkan seleksi PPPK masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat,” katanya. (ferdy talok)

Loading...
Loading...
To Top