TIMOR

674 Peserta Lolos Passing Grade SKD CPNS, Bupati Malaka Sampaikan Apresiasi

BETUN, Kilastimor.com-Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran (SBS) menerima hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNSD Malaka dari BKN Regional X Denpasar di Aula Kantor Bupati Malaka, Rabu (26/2/2020).

Bupati Malaka menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya dengan capaian yang ditorehkan anak-anak Malaka dalam Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Kabupaten Malaka untuk mengisi formasi tahun 2019 yang digelar tahun 2020.

SBS mengatakan, pihaknya sangat senang karena dari 3.649 peserta tes, peserta yang lulus passing grade sebanyak 674 (bukan 536) peserta, dan hal itu menunjukkan kemampuan anak-anak Malaka bagus.

“Dulu tahun 2018 peserta yang lulus passing grade hanya 23 orang dan saat ini lulusannya sangat luar biasa banyak,” timpalnya.

Hanya saja, dari total yang lolos passing grade, hanya akan diambil 1/4-nya karena formasi yang disediakan hanya 158 formasi, dikurangi 7 formasi yang tidak lolos passing grade.

”Saya sangat senang karena pelaksanaan ujian online ini sangat fair dan transparan serta dapat dipantau siapa saja dari luar ruangan ujian. Jadi hasil yang diperoleh sangat fair tanpa rekayasa,” paparnya.

”Terima kasih kepada MenPAN-RB dan Kepala BKN Pusat dan Kepala BKN Regional X Denpasar yang sangat responsif mengirimkan staf untuk mengawasi pelaksanaan tes di Malaka,” ungkapnya.

Dia juga berterimakasih untuk pihak keamaanan TNI/Polri dan Satpol PP yang melakukan pengamanan mulai hari pertama hingga akhir.

Baca Juga :   Pemda Belu Usulkan 433 Formasi Tes CPNSD Secara Online

”Kita harus urus semua anak-anak Malaka untuk melanjutkan generasi mendatang. Ini baru lulus passing grade, nanti ada tes tahap kedua yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sehingga bagi peserta yang lolos ujian tahap pertama harus siapkan diri untuk ikut tes lebih lanjut. Mulai besok ini siapkan diri ikut ujian kompetensi bidang,” terangnya.

Ditambahkan, untuk menjadi PNS itu sangat sulit, sehingga harus jaga baik-baik dan jangan korupsi karena akibatnya fatal, bisa dipenjara dan dipecat. (edy sumantri)

Most Popular

To Top