TIMOR

Bangun Kreatifitas, LPPA Mitra Childfund Internasional Pertemukan Orang Muda Belu, Malaka dan TTU

ATAMBUA, Kilastimor.com-Lembaga Pengembangan dan Perlingdungan Anak (LPPA) Mitra Childfund Internasional di Indonesia menggelar kegiatan Pertemuan Orang Muda Tingkat LPPA Mitra Childfund Internasional terhitung 17-19 Februari 2020, Hotel King Star, Atambua.
Pertemuan Orang Muda itu diikuti perwakilan Belu, Malaka dan TTU.

Koordinator LPPA Mitra Childfund Internasional di Indonesia, Mikhael Riu Tae mengemukakan peserta kegiatan ini berasal dari 18 desa dan kelurahan di Belu, Malaka dan TTU.
Tujuan dari pertemuan orang muda ini untuk saling sharing kegiatan-kegiatan yang dikembangkan di desa masing-masing.
“Saya merasa senang dengan tagline kegiatan Aku Kreatif, Aku sukses. Tentu goal dari kegiatan ini agar orang muda berkonrtibusi membangun desa. Kegiatan semacam ini tingkat nasional sudah digelar di Ende tahun 2019 lalu. Hari perwakil 18 forum yang dibentuk desa dan kelurahan di tiga kabupaten bertemu,” ungkapnya Senin (18/2/2020).

Disebutkan, generasi muda hendaknya melihat potensi di desa masing-masing untuk dikembangkan. Pemuda bukan sebagai obyek pembangunan, tetapi sebagai subyek atau pelaku pembangunan. “Potensi itu harus digali dan dikembangkan, jangan jadi penonton,” bilangnya.

Orang muda tambahnya harus menjadi barisan utama pembangunan desa. Anak muda hendaknya berpartisipasi dan mengambil alih pembangunan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. “Anak muda jangan mau kalah karena merupakan agen perubahan. Desa akan maju jika lahir inovasi dari orang muda itu sendiri,” katanya.

Baca Juga :   Komisi III Minta Pehatikan Pendidikan Anak Usia Dini

Pada kesempatan itu dia menghimbau kelompok forum anak muda yang dibentuk di desa, untuk membuat program yang menyasar masyarakat, banyak belajar, kembangkan minat dan bakat serta organisasi juga berperan dalam kegiatan kesehatan maupun sosial kemasyarakatan.

Sementara itu, Kadis PMD Belu, Januaria Nona Alo saat membuka kegiatan tersebut, berterima kasih karena LPPA yang sudah memiliki perhatian membangun generasi muda.
Disebutkan, dalam era milenium saat ini, setiap orang terutama generasi muda harus punya kreatifitas dan inovasi. Jika tidak, maka akan tegilas zaman.

“Terima kasih kepada LPPA. Tanggungjawab membangun gerasi muda bukan saja pemerintah, tapi juga NGO salah satunya LPPA. Namun saya sarankan kegiatan ini jangan sebatas seremonial, namun terus ada pendampingan dan pengembangan di masing-masing desa dan kelurahan. Bagi peserta, jangan sampai pulang tidak ada apa-apa,” tandasnya.

Loading...
Loading...
To Top