TIMOR

Gubernur NTT Minta Festival Fulan Fehan Digelar Selama Sepekan

Gubernur memantau Fulan Fehan.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Gubernur NTT, Victor B. Laiskodat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Belu, Senin (10/2/2020).
Dalam kunjungan itu, Gubernur menyempatkan diri memantau langsung Padang Sabana Fulan Fehan dan Benteng Tujuh Lapis Makes, di Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen.

Gubernur dan rombongan saat mengunjungi Fulan Fehan dan Benteng Tujuh Lapis, didampingi Wakil Bupati Belu, JT. Ose Luan, Wakil Ketua DPRD Belu, Cyprianus Temu dan sejumlah pimpinan OPD Belu.

Gubernur disela memantau Fulan Fehan mengatakan, Padang Sabana Fulan Fehan sangat bagus. Karena itu, perlu penataan lebih bagus, terutama penginapan, pusat kuliner dan MCK.

Terkait penataan Fulan Fehan, perlu didesain secara baik dan tidak merusak pemandangan. “Harus desain baik, jangan asal gambar,” bilangnya.

Kedepan tambah dia, Festival Fulan Fehan harus diselenggarakan selama seminggu. Disana, pengunjung bisa menginap, menonton pertunjukan menikmati kuliner khas Belu, termasuk Kopi Lakmaras dan kopi-kopi lokal Belu. “Jadi Festival Fulan Fehan harus digelar selama satu minggu. Disana akan ada pertumbuhan ekonomi,” bilang dia.

Gubernur juga meminta kuda dan sapi yang ada harus dipertahankan, bahkan ditambah, biar lebih menarik.

Gubernur ketika berada di Benteng Makes.

Usai memantau Fulan Fehan, Gubernur NTT dan rombongan juga mengunjungi Benteng Tujuh Lapis Makes. Pada kesempatan itu, Laiskodat meminta agar disiapkan narasi sejarah soal Benteng Tujuh Lapis juga raja-raja yang memimpin. Kemudian disiapkan paket-paket kunjungan, yang mana ditetapkan tarif, yang didalamanya include makan, minum, cendera mata, juga sewa kain adat. “Setiap paket dibatasi 50 orang saja. Saat masuk, semua pake kain adat dan itu disewakan,” kata dia.
Dengan begitu, akan ada geliat ekonomi yang menjanjikan bagi masyarakat desa setempat.

Baca Juga :   Penanganan Kasus DBD Meningkat di RSUD Mgr. Gabriel Manek SVD Atambua. Dinkes Belu Diminta Lakukan Fogging dan Edukasi

Sementara itu, Wakil Bupati Belu, JT. Ose Luan mengapresiasi Gubernur NTT dan rombongan yang mengunjungi Fulan Fehan dan Benteng Tujuh Lapis Makes.

Terkait saran dan masukan gubernur, akan segera ditindaklanjuti baik penataan Fulan Fehan maupun Benteng Makes.

Soal Festival Fulan Fehan selama satu minggu atau pekan, akan segera dikoordinasikan dengan Kementerian Pariwisata. Dinas Pariwisata Kabupaten Belu juga harus mulai menyusun acara untuk diselaraskan dengan Kemenpar.

“Ide dari Bapak Gubernur sangat bagus. Kami akan tindaklanjuti dengan membangun komunikasi dengan Kemenpar” kata mantan Sekda Belu itu.

Pada kesempatan itu, dia juga meminta dukungan dari Dispar NTT, sehingga penataan Fulan Fehan dan Benteng Makes bisa terealisasi.(ferdy talok/advertorial kerja sama dengan Diskominfo Belu)

Most Popular

To Top