HUKUM & KRIMINAL

Kuasa Hukum Pemda Laporkan SN ke Polres Malaka

Kuasa hukum Pemda serahkan pengaduan ke Polres Malaka.

BETUN, Kilastimor.com-Sikap tegas diambil Pemerintah Kabupaten Malaka, terkait komentar miring yang disampaikan seorang pengacara yang menyebutkan ada dugaan korupsi yang diduga dilakukan oleh Bupati Malaka sehubungan dengan kasus bawang merah.

Langkah tegas yang Pemerintah Kabupaten Malaka yakni melaporkan seorang pengacara berinisial SN ke Polres Malaka, melalui Kuasa Hukum Pemda Malaka, Stefanus Matutina,SH.

Stef Matutina kepada media ini, Selasa (4/2/2020) mengatakan, pihaknya sebagai kuasa hukum Pemda Malaka, melaporkan dugaan pencemaran nama baik Bupati Malaka yang dilakukan melalui pemberitaan media online Sepangindonesia.com tertanggal 29 Januari 2020.

“Sebagai Kuasa Hukum Pemerintah, kita sudah laporkan masalah ini ke Satuan Reserse dan Kriminal Polres Malaka, untuk diproses lebih lanjut,” tuturnya.

Disebutkan, adanya dugaan pencemaran nama baik terhadap Bupati Malaka yang dilakukan oleh seseorang yang berinisial SN karena didalam tulisan itu, menyebutkan bahwa ada dugaan korupsi yang dilakukan Bupati Malaka sehubungan dengan kasus bawang merah.

“Kita sudah laporkan semuanya dan sudah diterima oleh Reserse. Selanjutnya Serse akan membuat laporan informasi dan kita menunggu pemberitahuan dari Serse kapan kita dipanggil untuk diperiksa. Dalam kasus ITE memang agak berbeda dengan kasus yang lain. Jadi harus diselidiki dulu apakah ada indikasi seperti yang dilaporkan. Sesudah itu baru dilakukan pemeriksaan,” bebernya.

Pencemaran nama baik yang dilakukan melalui mass media terang dia, dapat dikenakan pasal 27 ayat 1 Yunto Pasal 45.ayat 1 UU ITE.
“Jadi kita melaporkan ada dugaan seperti itu dengan melampirkan bukti pemberitaan yang dilakukan media Sepangindonesia.com,” tambahnya.

Baca Juga :   Pembukaan Pendaftaran Online CPNSD Belu Dibuka 11 November. Ini Syaratnya

Terkait media sepangindonesia.com, pihaknya gunakan hak jawab dan melakukan somasi karena dalam memberitakan tidak melakukan check and rechek sehingga dalam pemberitaan itu tidak balance atau berimbang.

Kapolres Malaka, AKBP Albertus Neno melalui Kasatreskrim Polres Malaka, IPTU Yusuf, SH dalam keterangan persnya mengatakan sudah menerima pengaduan dari kuasa hukum Pemda Malaka.

”Ini sebetulnya belum laporan tetapi baru informasi yang diterima. Dengan dasar ini kita akan sajikan kepada pimpinan kemudian akan mendapatkan disposisi pimpinan baru bisa ditindaklanjuti sesuai hasil disposisi,” paparnya.

Hingga berita ini diturunkan, SN dan media Sepangindonesia.com belum berhasil dikonfirmasi. (edy sumantri)

Loading...
Loading...
To Top