TIMOR

Riwu Kore: Pemkot Tata Pasar Oeba dan Naikoten jadi Pasar Modern

KUPANG, Kilastimor.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang telah mempersiapkan sejumlah program kegiatan di tahun 2020.
Program kegiatan itu antara lain pembangunan prasarana air bersih dengan memanfaatkan sejumlah sumber air di wilayah Kota Kupang, hingga membangun keindahan Kota Kupang.
Hal ini disampaikan Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, dalam kegiatan Gathering Media di Hotel Aston Kupang, Selasa (11/2/2020).

“Media adalah mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Untuk itu, maka lewat kesempatan ini saya mau apa yang akan kita kerjakan pada tahun 2020 ini bisa diketahui oleh masyarakat. Dengan demikian, maka kami bisa dikawal dan didukung sehingga pembangunan yang akan kita kerjakan bisa terlaksana dengan baik,” kata Wali Kota.

Jefri menjelaskan, fokus utama Pemerintah Kota Kupang pada tahun 2020 adalah membangun sarana untuk memenuhi air bersih bagi warga. Untuk tahun ini pemerintah pusat sudah mengalokasikan anggaran untuk membantu Pemkot dalam memenuhi kebutuhan warga.
Dia berharap dengan dimaksimalkannya beberapa titik seperti air Sagu maupun Manutapen maka kekurangan terhadap air bersih bisa sedikit teratasi.

“Kita sudah dapat anggaran dari Pusat yang cukup banyak untuk air bersih. Karna dana ini besar maka pemerintah pusat harus memutuskan apakah pekerjaan ini multi years atau single years. Memang banyak yang bertanya tentang kerjasama dengan Kabupaten Kupang, tapi hingga saat ini kita baru dapat 50 liter perdetik dari hasil kerjasama itu. Kita kekurangan sekitar 300 liter perdetik,” jelas Jefri yang juga Ketua Demokrat NTT ini.

Baca Juga :   22 Mei Pejabat Eselon III dan IV Dilantik. Pejabat Eselon II Diberi Kesempatan Perbaiki Kinerja

Mantan Anggota Komisi X DPR RI itu menambahkan, selain air bersih, menata estetika kota juga menjadi program tahun ini. Ada sejumlah taman kota yang akan dibangun seperti Taman Tagantong, Taman Perdamaian, Taman Revolusi Mental, Taman Koridor Tiga, hingga pembangunan Terminal Kupang menjadi square yang akan dijadikan pusat hiburan akhir pekan bagi warga kota. Semua dana tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat.

“Menata kota itu tidak hanya membangun taman saja semata tapi juga kita akan bangun marka jalan dan trotoar serta drainase, sehingga estetika kota bisa terlihat. Tahun ini banyak trotoar yang akan dibangun maupun diperbaiki. Boulevard juga ditata dengan baik sehingga menjadi taman yang indah. Untuk menata itu tidak menggunakan dana daerah. Itu kerjasama yang baik para ASN,” ungkap suami Anggota DPD RI asal NTT, Hilda Manafe ini.

Selain itu lanjut Jefri, Pemerintah Kota juga akan menambah titik lampu di Kota Kupang. Lampu yang nanti dipasang ada yang menggunakan solar cell ada juga yang menggunakan listrik PLN. Lampu yang akan dipasang tahun ini lebih banyak diarahkan ke daerah pinggiran kota. Dana untuk pemasangan lampu juga berasal dari bantuan pemerintah pusat.

“Untuk yang urus lampu dan taman sudah dibentuk UPT dan tinggal kita lantik pejabat. Selain lampu, pada tahun 2020 kita juga alokasikan anggaran untuk bantuan perumahan bagi rohaniawan dan pegawai yang belum punya rumah. Akan ada bedah rumah bagi 500 rumah yang tidak mampu. Ada beasiswa untuk 300 orang. Seragam dan kacamata tetap diberikan. Kita juga Ada bantuan Umroh dan siarah bagi umat muslim di Kota Kupang. Kita utamakan bagi para Imam,” beber Jefri.

Baca Juga :   Kemenperin Tinjau Produksi Garam di Malaka. NTT Bisa Suplai Sebagian Kebutuhan Garam Nasional

Pada tahun 2020 juga kata Jefri, Pemerintah Kota akan menata dua buah pasar yakni Pasar Kasih Naikoten dan Pasar Oeba. Kedua pasar ini akan dibangun dan ditata menjadi pasar modern. “Kalau dua pasar itu sudah kita tata dengan baik, maka kita akan memiliki pasar modern karena selama ini pasar Kasih dan Oeba masih terkategori pasar tradisional,” ungkap Jefri.

Untuk BPJS kata Jefri, pihaknya sudah meminta supaya nama yang terdata harus sudah by name by adress. “Karena ada seratus ribu lebih warga kota yang dibiayai Pemerintah pusat. Dengan data yang jelas kita bisa tau mana yang belum tercover sehingga kita tangani,” pungkas Jefri. (sani asa)

Most Popular

To Top