TIMOR

Antisipasi Corona, Administrator Siap Tutup PLBN Motaain

Inilah monitor thermo scanner di PLBN Motaain.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Virus Corona atau Covid 19 telah menjadi pendemi di Indonesia. Kondisi ini membuat pemerintah pusat dan daerah mengambil langkah-langkah stategis. Khusus NTT, untuk mengantisipasi masuknya Virus Corona, Gubernur NTT, Victor Bungtilu Laiskodat memerintahkan penutupan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Motamasin dan PLBN Wini.

Atas perintah itu, Plt. Administrator PLBN Motaain, Engelbert Klau yang dikonfirmasi melalui telepon selularnya, Minggu (15/3/2020) mengatakan, pihaknya hingga kini belum mendapat surat resmi terkait penutupan PLBN Motaain. Pihaknya baru mengetahui perintah Gubernur NTT setelah membaca media online Sabtu kemarin.

Walau demikian lanjutnya, pihaknya akan menjalankan perintah itu, setelah ada keputusan resmi Gubernur. Tentunya ini pertimbangan gubernur menjaga masyarakat NTT, untuk tidak menjadi daerah pendemi corona. “Kalau Gubernur perintah, kami siap jalankan,” ungkapnya.

Dikemukakan, sebagai tindak lanjut perintah gubernur, pihaknya telah mendapat surat dari Badan Pengelola Perbatasan Provinsi NTT, untuk mengikuti rapat Senin besok di Kupang, yang dipimpin Gubernur.

Petugas memantau pengecekan corona melalui Thermoscaner.

Dia melanjutkan, jika dalam rapat Senin besok diputuskan untuk ditutup PLBN, maka pihaknya sebagai administrator siap menjalankan keputusan yang ada, dan menutup PLBN Motaain.

Menyoal peralatan di PLBN untuk antisipasi virus corona, jebolan Magister Manajemen Adminstrasi Pemerintahan Daerah jebolan IPDN Cilandak, Jakarta itu menjelaskan, peralatan yang disiapkan di PLBN Motaain yakni Thermal Scanner. Alat tersebut untuk mengukur suhu tubuh para pelintas baik masuk dan keluar Indonesia. “Kita ada dua thermal Scanner. Satunya ditempatkan terminal kedatangan dan satunya lagi di ruang keberangkatan PLBN,” ujarnya.

Baca Juga :   Catatan Pinggir Jelang ETMC 2019 Malaka (2-Bersambung)

Setiap pelintas lanjutnya, wajib menjalani scan panas tubuh. Jika melebih standar 37 derajat, maka akan diperiksa lebih lanjut oleh petugas Karantina.

Pada bagian akhir, Engel Klau sapaan karibnya mengatakan sejauh ini belum ada pelintas di PLBN yang terdeteksi virus corona.
Diharapkan semua tetap terkendali kedepan. (ferdy talok)

Most Popular

To Top