POLITIK

Antisipasi Corona, Pimpinan Parpol dan Balon Bupati-Wabup Dilarang Kumpulkan Massa

ATAMBUA, Kilastimor.com-Bupati Belu, Willybrodus Lay menyurati pimpinan Partai Politik di Kabupaten Belu, terkait penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Sesuai copyan surat bernomor BKBP-200/42/III/2020, tertanggal 26 Maret 2020 yang diteken Bupati Belu menyebutkan, menindaklanjuti surat Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum No.440/2014/Polpum tanggal 24 Maret 2020 perihal antisipasi, pencegahan dan penyebaran COVID-19, maka diminta kepada pimpinan partai politik maupun siapa saja yang memenuhi syarat dapat menjadi bakal balon bupati-wabup, agar memperhatikan Keputusan KPU No. 179/PL-02-KPT/KPU/2020 tertanggal 4 Maret 2020 tentang penundaan tahapan pilkada gubernur, bupati wali kota tahun 2020 akibat COVID-19 jika ingin mensosialisasikan program dan kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Disamping itu, balon juga memperhatikan Maklumat Kapolri No. MAK/2/III/2020 tertanggal 19 Maret 2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan COVID-19.

Masih sesuai surat tersebut, Pimpinan partai politik membantu dan mendukung pelaksanaan pencegahan, penyebaran dan penanganan COVID-19, dengan menyampaikan kepada masyarakat terkait virus tersebut, dengan berkoordinasi dengan Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Belu dan instansi terkait.

Para pimpinan partai politik diminta menjaga situasi masyarakat yang tetap tenang dan terkendali untuk mengantipasi setiap penyebaran informasi hoax mengenai corona.

Untuk diketahui, Keputusan KPU maupun Maklumat Kapolri, melarang adanya pengumpulan massa, yang bisa menyebabkan penyebaran COVID-19 kian meluas. (ferdy talok)

Loading...
Baca Juga :   Pemerintah Kecamatan Sasitamean Cari Solusi Atasi Kesulitan Warga Soal Air Bersih
Loading...
To Top