TIMOR

Ditutup Pengusaha, Pemkot Diminta Buka Akses Jalan Menuju SD Kristen Petra Alak

DPRD Kota Kupang pantau jalan yang ditemboki pengusaha.

KUPANG, Kilastimor.com-Ratusan murid SD Kristen Petra Alak, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) kesulitan ke sekolah karena harus memanjat tembok setinggi empat meter.
Tembok yang menghalangi akses jalan menuju SD Kristen Petra tersebut dibangun oleh seorang pengusaha. 

Setiap hari para murid terpaksa dan harus berusaha sekuat tenaga memanjat tembok itu agar bisa sampai ke sekolah.

Menanggapi kondisi itu, Anggota DPRD Kota Kupang, Theodora Ewalde Taek kepada media ini mengatakan, pihaknya mengetahui hal itu dari media massa, laporan dari warga, dan ada surat dari Aliansi Pemuda Mahasiswa Peduli (APMP) Penkase.

Disebutkan, mendapat laporan itu, pihaknya langsung melakukan pengecekan di lapangan. Ternyata memang benar dimana ada pembangunan tembok oleh pengusaha yang menutup akses jalan sekira tiga bulan yang lalu.

Atas temuan itu kata Walde, pihaknya mendorong Komisi I DPRD Kota Kupabg untuk segera melaksanakan RDP Gabungan Komisi dengan pihak terkait untuk menyelesaikan persoalan ini. 

“Kasian anak-anak kehilangan akses jalan menuju sekolah dan terpaksa mereka panjat tembok. Untuk itu, kami memberi solusi jangka pendek dimana Dinas Pendidikan diminta menyediakan bus Pemkot untuk mengangkut anak-anak yang kesulitan akses transportasi dari wilayah sekitar menuju sekolah,” ungkapnya.

Masih menurutnya, RDP harus dilaksanakan karena kondisi seperti ini tidak bisa dibiarkan berlanjut. Akses jalan harus dibuka, agar para murid tidak kesulitan saat ke sekolah.

Baca Juga :   Cari Bibit Pemain, Pemkab Malaka Gelar Turnamen Sepak Bola U-11

Ia juga berharap agar Pemkot Kupang juga memperhatian atas permasalahan ini. (sani asa)

Loading...
Loading...
To Top