TIMOR

Kades Makir Bantah Semua Aduan Warga ke DPRD Belu

Warga Makir ketika diterima di DPRD Belu.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pengaduan sejumlah masyarakat Desa Makir, terkait masalah pengelolaan dana desa maupun soal moralitas Kepala Desa Makir di DPRD Belu, Jumat (13/3/2020) dibantah oleh Kades Makir, Bonifasius Hale Mau.

Kepada media ini, Minggu (15/3/2020) dia mengatakan, tudingan yang disampaikan masyarakat ke DPRD tidak benar adanya. “Semua itu tidak benar,” bilangnya melalui pesan Whatsapp.

Dia menilai, apa yang disampaikan tendensius dan mengada-ada, sebab semua pengelolaan dana desa untuk pembangunan berjalan baik, tanpa ada masalah. Soal moralitas juga tidak pernah melakukan hal-hal diluar kewajaran, apalagi menghancurkan rumah tangga orang lain.

Dia menyatakan kesiapan untuk hadir jika diminta untuk klarifikasi di DPRD Belu nantinya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah Warga Desa Makir, Kecamatan Lamaknen mengadukan Kepala Desa Makir, Bonefasius Hale Mau ke DPRD Belu, Jumat (13/3/2020).

Kedatangan sejumlah masyarakat Desa Makir di DPRD Belu, diterima oleh anggota DPRD Belu di ruang kerja wakil Ketua, Cyprianus Temu.
Adapun anggota DPRD yang menerima warga Makir itu antara lain, Ketua Komisi I, Beny Manek, Ketua Komisi II, Theodorus F.T. Seran, Antonius Jumadi Manek, Theodorus Juang, Mauk Martinus, Yakobus Nahak, Walde Berek, Puspita Sari Bere didampingi Sekwan Servasius Boko H. Mau.

Warga dalam aduannya mengemukakan, ada sejumlah kejanggalan dalam pengelolaan dana desa tahun 2019. Dimana diduga pembangunan balai dusun tidak tuntas sepenuhnya, kemudian sewa peralatan pembangunan yang belum dibayar. Selain itu, diduga bantuan bahan rumah untuk tujuh keluarga senilai Rp 122 juta, belum sepenuhnya terealisir hingga saat ini.

Baca Juga :   Satgas Pamtas Gelar Pengobatan Massal di Kobalima Timur

Masih menurut pengaduan, Kades Makir juga diduga melanggar nilai adat dan moralitas, dimana dia (Kades) diduga merusak rumah tangga orang lain, hingga terjadi perceraian sesuai Putusan Pengadilan Negeri Atambua, tertanggal 9 Februari 2020. (ferdy talok)

Most Popular

To Top