TIMOR

Kerugian Negara Rp 4 Miliar Lebih, Tiga Tersangka Pengadaan Bawang di Malaka Ditahan Polda NTT

KUPANG, Kilastimor.com-Penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi Pengadaan Benih Bawang Merah pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kab. Malaka Tahun Anggaran 2018 dengan nilai kontrak sebesar Rp. 9.680.000.000 oleh Polda NTT masuk tahap penahanan tersangka. Hal ini dikemukakan Kabid Humas Polda NTT, AKBP Johanes Bangun, ketika dihubungi media ini Jumat (6/3/2020).

Disebutkan pengadaan tersebut dilakukan kontraktor Pelaksana CV. Timindo dengan Kuasa Direktur, Baharudin Tony.
Pengadaan itu diduga ada mark up harga dan KKN dalam proses pengadaan barang/hasa serta menerima hadiah atau janji terkait paket pekerjaan tersebut.

“Ada juga suap menyuap yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 4.915.250.000,” sebutnya.

Masih menurutnya, berdasarkan alat bukti yang sah sesuai dgn pasal 184 KUHAP, Penyidik direktorat kriminal khusus polda NTT telah melakukan penahanan terhadap tiga orang tersangka.

Ada pun tiga tersangka yang ditahan antara lain:
1. Ir. Y N, M.Si alias Yustinus Nahak (Kadis/PA)
2. S.S alias Jefri Siribein selaku swasta/makelar.
3. E.P.M alias Epy Mapa selaku swasta/makelar.

Ketiganya ditahan selama 20 hari ke depan. Tersangka yang ada, diduga melanggar Pasal 2 ayat (1), pasal 3 dan Pasal 11 UU RI Nomor 20 Tahun 2001 ttg perubahan atas UURI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) KUHP. Dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp. 1 miliar. (sani asa)

Baca Juga :   Sidak, Wali Kota Kupang Temukan SDN Tenau Masih Berdinding Bebak

Most Popular

To Top