TIMOR

Pelaku Usaha di Belu Diminta Batasi Pembelian Sembako dan Siapkan Sarana Cuci Tangan

Inilah sarana cuci tangan yang disiapkan salah satu pelaku usaha di Lolowa, Lidak, Atambua Selatan.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pemerintah Kabupaten Belu terus menyikapi penyebaran Virus Corona yang saat ini.
Langkah terbaru yang diambil yakni Pemerintah Kabupaten Belu menerbitkan surat pemberitahuan kepada pelaku Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM) di Kabupaten Belu untuk, terkait COVID-19.

Dalam surat pemberitahuan yang ditandatangani Plh. Sekda Belu, Marsel Mau Meta tertanggal 23 Maret 2020 terdapat hal penting.
Pertama, pelaku usaha tidak boleh menjual sembako dalam jumlah banyak. Setiap pembelian beras, hanya bisa dilayani maksimal 20 kilo.
Kedua, pelaku UMKM wajib menyiapkan sarana cuci tangan bagi pengunjung atau pembeli.

Sementara itu, sesuai pantauan media ini, pemberitahuan tersebut telah direspon oleh sejumlah pelaku usaha. Dimana pada bagian depan toko maupun kios, terlihat disiapkan saran cuci tangan dan
pengunjung terlihat memanfaatkan sarana itu, usai membeli kebutuhannya.

Walau demikian, masih banyak pelaku UMKM yang sama sekali tidak menyiapkan sarana cuci tangan bagi pembeli. Sehingga, butuh kesadaran lebih untuk menangkal virus corona yang sangat mematikan itu. (ferdy talok)

Loading...
Baca Juga :   Bupati Puji Sekda Malaka. Pejabat Harus Miliki Otak Jernih dan Hati Murni
Loading...
To Top