TIMOR

Pemda Malaka Berencana Pinjam Rp 100 Miliar di Bank NTT untuk Bangun Infrastruktur. “Dirut Dukung Ide Itu”

Isak Eduard Rihi.

BETUN, Kilastimor.com-Rencana pinjaman dana untuk pembangunan infrastruktur oleh Pemda Malaka, mendapat dukungan dari Dirut Bank NTT, Izhak Eduard Rihi.

Dia mengatakan, pinjaman perintah Kabupaten Malaka untuk pembangunan infrastruktur dan kantor pemerintah itu tidak melanggar aturan, sudah sesuai ketentuan dan regulasi.

“Pemprov NTT sementara ini berproses melakukan pinjaman daerah di Bank NTT untuk mendanai program pembangunan. Jadi tidak ada masalah,” kata Isak Eduard Rihi usai penyerahan bantuan mobil tengki air di Betun, Rabu (11/3/2020).

Kedepan sebutnya, konsep itu bisa menjadi model yang bisa diadopsi Kabupaten/Kota di NTT.

Dijelaskannya, regulasi untuk pinjaman daerah itu ada. Kemudian pemda sendiri sebagai Pemilik Bank juga diperkenankan pinjam kepada Bank NTT untuk mendanai berbagai program pembangunan.

”Tujuan kami untuk percepatan pembangunan di daerah. Jangan cicil pembangunan tetapi cicil saja pembayarannya di bank NTT,” sebutnya.

Pihaknya sudah mendiskusikan dengan Bupati Malaka terkait pinjaman daerah untuk mendanai pembangunan Kantor Pemerintah dan pembangunan infrastruktur jalan/jembatan di Kabupaten Malaka dan secara regulasi diperbolehkan.

”Silahkan mau bangun tahun ini atau tahun depan juga boleh, tergantung kesiapan Pemerintah Malaka,” tuturnya.

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dalam kesempatan yang sama membenarkan rencana pinjaman daerah di Bank NTT untuk mendanai pembangunan kantor dan infrastruktur jalan/jembatan di Kabupaten Malaka.

”Kita rencanakan pinjam Rp 100 miliar dengan rincian Rp 50 miliar untuk pembangunan kantor dan Rp 50 miliar untuk bangun infrastruktur/jalan jembatan di Kabupaten Malaka,” tuntasnya. (edy sumantri)

Most Popular

To Top