RAGAM

Pengetatan Perbatasan Terkait COVID-19, Polres Malaka Tangkap Empat Warga Negara Timor Leste

Empat warga Timor Leste diamankan polisi.

BETUN, Kilastimor.com-Kapolres Malaka, AKBP Albert Neno memimpin operasi terhadap warga negara asing di Malaka, Selasa (24/3/2020).

Hasilnya, Kapolres bersama jajaranya menangkap empat Warga Negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) yang memasuki wilayah Indonesia secara illegal, dengan menyeberangi Kali Motamasin, Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, NTT,

Adapun empat warga Timor Leste
pukul 15.00 WITA, diamankan antara lain, pertama, Paul de Sena (16), beralamat Zumalai, Covalima, Timor Leste. Kedua, Lorenzo de Andrade (20) Distrik Suai, Timor Leste. Lorenzo diamankan Dusun Molosoan B, Desa Rainawe, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka.
Ketiga, Daniel Gusmao (20) alamat Distrik Zumalai, Timor Leste dan diamankan di Dusun Labarai, Desa Kamanasa, Kecamatan Malaka Tenga dan Keempat, Veronika Pareira (21) wargab Sub Distrik Zumalai, Distrik Covalima, Timor Leste. Veronika diamankan di Dusun Labarai, Desa Kamanasa, kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka.

Kapolres Malaka, AKBP Albertus Neno kepada media ini mengatakan pihaknya berhasil mengamankan
Warga Timor Leste yang masuk ke wilayah Malaka, beberapa hari yang lalu melalui jalur illegal.

Dikatakan, pengamanan empat warga Timor Leste merupakan hasil operasi pihaknya. Hal ini merupakan tindak lanjut dari rapat teknis beberapa waktu yang digelar Pemprov NTT, dimana Kapolres di perbatasan RI-Timor Leste, diminta memperketat jalur keluar masuk perbatasan wilayah RI-RDTL.

Dikemukakan, operasi ini selain untuk menjaga kamtibmas, juga untuk mengantisipasi penyebaran wabah COVID-19.

Baca Juga :   Pemudik Tidak Perlu Panik. BPJS Kesehatan Permudah Pelayanan Kesehatan Bagi Peserta

Masih menurutnya, empat WNA itu telah diamankan dan pihaknya telah memeriksakan mereka ke RSUPP Betun, terkait COVID-19.
Selanjutnya sambung Kapolres, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Imigrasi dan Karantina untuk mendeportasi keempat pelintas batas illegal itu negara asalnya.

Pada kesempatan itu, Kapolres Malaka juga mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Malaka yang mengetahui adanya WNA asal dari Timor Leste, agar segera melapor ke Polsek terdekat. Masyarakat juga diminta jangan menyembunyikan pelintas batas illegal karna itu adalah termasuk tidak kejahatan. (edy sumantri)

Most Popular

To Top