TIMOR

Sudah 483 Kasus DBD, Pemkot Kupang Gelar Kerja Bakti Bersih Lingkungan

Pj Sekda Kota Kupang beri keterangan pers.

KUPANG, Kilastimor.com-Untuk menanggulangi wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) Pemerintah Kota Kupang menggelar kerja bakti disetiap kelurahan yang Kota Kupang.
Hal ini disampaikan Pj Sekda Kota Kupang, Elvianus Wairata dalam jumpa pers bersama awak media usai, Jumat (14/3/2020).

Ia menyampaikan kerja bakti ini dilaksanakan sesuai arahan Wali Kota Kupang, dimana perlu ada gerakan massal membersihkan lingkungan dengan menggerakkan seluruh komponen masyarakat, sekolah, puskesmas dan ASN di lingkup pemerintah Kota Kupang.

Gerakan ini untuk mengantisipasi Demam Berdarah Dengue (DBD) yang kasusnya cukup banyak di NTT khususnya di Kota Kupang.

“Tadi pagi kami sudah turun ke lapangan. Pelaksanaan kerja bakti cukup baik, dimana pihak Kelurahan Liliba dan kecamatan serta sekolah tampak mengambil bagian dalam membersihkan lingkungan,” ungkapnya.

Selain itu, Pj Sekda berkesempatan juga melakukan sosialisasi cara mencuci tangan yang benar untuk menghindari bakteri dan virus yang dapat menimbulkan penyakit dan juga penyuluhan mengenai mengantisipasi DBD.
“Harapan kita kerja bakti ini dapat menjadi budaya masyarakat untuk membersihkan lingkungannya sendiri,” tegasnya.

Dia juga berharap peran puskesmas dalam memberikan informasi kepada masyarakat terkait pencegahan dan langkah-langkah membersihkan lingkungan terus ditingkatkan.
Dia yakin masalah kebersihan akan teratasi dan masalah penyakit kaitan dengan DBD yang hidup pada area-area genangan air dapat teratasi dan bahkan budaya mengubur sampah yang menjadi tempat genangan air dapat dilakukan oleh masyarakat sendiri, tanpa harus dipaksakan.
Saat ini lanjut Wairata, proses fogging massal juga sudah dilakukan untuk seluruh daerah yang dianggap endemik.

Plt Sekda Kota Kupang pantau kerja bakti.

Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kupang, Sri Wahyuningsih, SKM, M.Kes pada kesempatan yang terpisah menyampaikan terhitung sejak Januari 2020 lalu sudah ada 483 kasus DBD di Kota Kupang dan lima di antaranya meninggal dunia.

Baca Juga :   Dispar Malaka Diminta Siapkan Wahana Permainan Anak-anak di Pantai Motadikin

Kelima korban tersebut berdomisili di Wilayah Kecamatan Maulafa yang angka bebas jentiknya masih di bawah 40 persen.

“Kerja bakti yang diselenggarakan Pemkot hari ini merupakan salah satu cara efektif untuk meningkatkan angka bebas jentik tersebut,” tutupnya. (sani asa)

Most Popular

To Top