TIMOR

Terkait Corona, Bupati Malaka Batasi Perjalanan ASN dan Minta Masyarakat Jangan Panik

Stefanus Bria Seran

BETUN, Kilastimor.com-Penyebaran Virus Corona atau COVID-19 telah menyedot perhatian pemerintah pusat dan daerah. Salah satunya Pemda Malaka.
Untuk meminimalisir penyebaran Virus Corona, Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran meminta agar setiap desa di Kabupaten Malaka harus menggalakkan pembersihan lingkungan dan fasilitas publik seperti pasar, sekolah dan berbagai tempat ibadah serta fasilitas perkantoran.
Setiap keluarga dan desa harus menjadi motor dan penggerak untuk membangun pola hidup bersih dan sehat.

“Untuk ASN yang melakukan perjalanan dinas dibatasi, dan selektif karena ada hal-hal tertentu,” bilang Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran kepada wartawan di kediamannya di Haitimuk, Malaka, Selasa (17/3/2020).

Dikemukakan, Camat, kades, kepala sekolah dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah harus menjadi contoh dan garda depan untuk pembersihan lingkungan.
”Setiap hari Jumat seluruh desa dan keluarga harus galakkan program Jumat bersih untuk kerja bakti dan pembersihan lingkungan rumah dan pasar-pasar agar tetap bersih dan sehat,” bilangnya.

Pada kesempatan itu, dia meminta masyarakat Kabupaten Malaka, untuk jangan panik menghadapi Virus Corona.

Bupati meminta agar rakyat lakukan aktivitas seperti biasa tanpa ada ketakutan yang berlebihan yang mempengaruhi dinamika kehidupan sehari-hari.

”Bulan lalu kami sudah mengeluarkan himbauan kepada rakyat dan tidak ada hal baru yang ditambahkan tetapi perlu diingatkan kembali untuk menyegarkan ingatan,” ungkapnya.

Bupati mengingatkan ada enam tips dalam menghadapi virus corona :

Baca Juga :   Kembangkan SDM Masyarakat Malaka, Sekretaris Pemuda Katolik Bantu Buku

Pertama, Jaga kebersihan diri, keluarga, lingkungan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Kedua, bila sakit flu disertai dengan batuk dan demam segera memeriksakan diri di fasilitas Kesehatan serta berusaha untuk tidak berada di banyak orang seperti pasar, pesta dan lainnya.
Ketiga, veristirahat, makan yang teratur serta banyak minum air.

Keempat, hindari bila bertemu keluarga atau teman untuk tidak berciuman, tidak berjabat tangan, cukup beri salam saja dengan gerakan-gerakan tangan atau
gerakan badan saja.

Kelima, masyarakat tidak perlu panik dan terpengaruh dengan berita-betita hoax yang meresahkan masyaraka, dan keenam, selalu cuci tangan sebelum dan sesudah makan. (edy sumantri)

Loading...
Loading...
To Top