TIMOR

Wali Kota Kupang Semprot Dinkes, Camat dan Lurah Soal DBD dan Bansos

KUPANG, Kilastimor.com-Wali Kota Kupang, Jefirston R. Riwu Kore meminta Dinkes Kota Kupang menggelar rapat koordinasi bersama semua lurah dan camat untuk mengatasi bahaya Demam Berdarah Dengue, yang sudah mewabah di Kota Kupang.

Wali Kota Kupang menyampaikan, semua lapisan masyarakat harus berhati-hati dengan kasus DBD. Pasalnya, kasus DBD tahun ini berbeda dengan tahun lalu, dimana ada peningkatan. “Karena itu saya mengajak bapak dan ibu semua untuk bekerjasama untuk mensosialisasikan bahaya DBD kepada semua masyarakat.

Disebutkan, penanganan DBD ujat Jefri Riwu Kore, bukan hal mudah. Sehingga semua harus sungguh-sungguh agar demam berdarah bisa diatasi.

Ia menghimbau Dinkes membentuk tim kusus untuk mengatasi demam berdarah ini karena ini sudah mewabah. “Kita tidak perlu menunggu KLB dulu baru kita turun atasi, tetapi sebelum Kejadian kita harus mencegahnya. Jangan sudah terjadi baru kita atasi,” tegasnya.

Para lurah imbaunya, agar serius dalam pemberian bansos. “Saya lihat parah lurah belum serius dalam memberikan bansos kepada masyarakat. Hal ini terlihat dari data yang dimasukan. Kalau lurah tidak serius, ya silahkan. Saya ingatkan jangan main-main dengan data, karena ini urusan masyarakat. Jangan bikin susah masyarakat karena Menteri janji untuk 26 ribu orang, tetapi data semua tidak benar. Oleh karena itu saya minta kita bikin kelompok supaya cepat selesai masalah ini. Camat dan lurah harus bekerjasama supaya mengatasi persoalan ini,” tandasnya.

Baca Juga :   Kepala Perpustakaan Nasional Sambangi Rumah Baca Anak Bangsa Malaka

Jefri juga mengingatkan supaya para lurah melihat masyarakat yang rumahnya tidak layak huni. Dan segera laporkan agar dibantu. “Kita akan bedah rumah yang tidak layak huni. Kita bantu Rp 10 juta tetapi kalau kita lihat yang benar-benar tidak bisa kita bantu sampai selesai,” tukasnya. (sani asa)

Most Popular

To Top