EKONOMI

Adakan 30 Ribu Masker, Pemda Belu Gandeng Penjahit Lokal

Bupati Belu perlihat masker yang dibuat, namun belum standar ukurannya.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Kelangkaan masker di Kabupaten Belu maupun Indonesia pada umumnya, membuat Pemerintah Kabupaten Belu harus mengambil kebijakan baru.
Salah satunya dengan memberdayakan penjahit lokal Belu untuk mengadakan masker standar.

Bupati Belu, Willybrodus Lay kepada media, Kamis (16/4/2020) di rumah jabatan menyebutkan, untuk mengatasi kelangkaan masker, pihaknya bersama Dekranasda Belu mencoba untuk membuat masker, hanya saja ukuranya belum standar atau berbeda-beda.

Karena itu, pihaknya tengah mendesain masker standar, agar sama ukuran atau standar. Jika telah didesain, pihaknya akan memberikan kepada penjahit lokal Belu untuk mengadakannya.

Pemda Belu ungkapnya berencana mengadakan 30.000 masker, dan tentunya ini peluang bagi penjahit lokal atau ibu rumah tangga yang memiliki keterampilan menjahit, mendapatkan penghasilan tambahan. “Habis kita desain, para penjahit bisa mengambil contohnya. Lalu silahkan dijahit dan Pemda siap mengambilnya. Ini bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat,” sebut politisi Demokrat itu.

Masih menurutnya, 30 ribu masker yang ada, akan dibagikan kepada masyarakat secara gratis. “Kita adakan 30 ribu masker dari kain, untuk dibagikan kepada masyarakat,” bilangnya.

Pada kesempatan itu, dia meminta masyarakat untuk memakai masker jika bepergian atau keluar rumah. Masyarakat juga minta tidak menganggap enteng Virus Corona yang telah merenggut ratusan ribu jiwa di seluruh dunia. “Masyarakat harus tetap perhatikan protokol kesehatan, dengan selalu mencuci tangan, social distancing atau jaga jarak dan tidak berkumpul banyak orang,” tuntasnya. (ferdy talok)

Baca Juga :   Tujuh Tahun Buta dan Ditolak Dokter, Albinus Sembuh atas Mujizat Tuhan

Most Popular

To Top