TIMOR

Dekat Pusat Keuskupan Atambua, Kepala Sekolah Seminari Lalian Tolak Pemanfaatan Rusun untuk Isolasi Pasien Corona

Inilah Rusun yang dibangun di Seminari Lalian, Atambua, Belu.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Kepala SMA Seminari Lalian, Romo Leo Asuk Pr angkat bicara terkait rencana pemanfaatan Rumah Susun (Rusun) yang dibangun oleh Kementerian PUPR 2018 lalu, sebagai salah satu tempat perawatan dan isolasi pasien COVID-19, jika sewaktu-waktu terjadi kedaruratan.

Romo Leo Asuk kepada media ini, Minggu (12/4/2020) kemarin mengemukakan, pihak Kementerian PUPR melalui SNVT Provinsi NTT, pernah menghubunginya melalui telepon untuk maksud pemanfaatan Rusun yang dibangun untuk para siswa seminari itu.

Atas permintaan itu lanjutnya, dirinya mengatakan rusun yang telah dibangun itu merupakan bantuan pemerintah dan belum diserahterimakan kepada pihaknya. Kalau memang ingin dimanfaatkan, tidak menjadi persoalan. Asalkan,
tidak berbahaya bagi siswa seminari maupun komunitas biarawan-biarawati di sekitarnya. “Kita persilahkan untuk pakai, asalkan tidak berbahaya bagi para siswa dan biarawan-biarawati disekitarnya,” tutur Romo Leo.

Akan tetapi ujarnya, setelah melalui kajian, pihaknya tidak menyetujui rencana itu.
Karena itu, disarankan untuk mencari gedung lain yang bisa dijadikan lokasi isolasi pasien COVID-19. “Setelah kita kaji, kita tidak setuju kalau Rusun itu dimanfaatkan untuk tangani pasien corona,” sergahnya.

Dikatakan, Rusun yang ada, berdekatan dengan Istana Keuskupan Atambua, biara Projo, SVD maupun Susteran. Jelas itu sangat rentan jika dijadikan salah satu tempat isolasi.
“Saya tegaskan, Rusun seminari tidak bisa dijadikan tempat isolasi pasien COVID-19. Tinggal disekitaran Rusun, ada Bapak Uskup Atambua, seminari, siswa dan calon imam juga biarawan-biarawati. Jelas tidak kita setujui,” tegasnya.

Baca Juga :   Ini Penampakan Sumur Thedens Ketika Musim Hujan

Diberitakan sebelumnya, pihak Kementerian PUPR, meminta agar Rusun Seminari Lalian, bisa dijadikan tempat isolasi pasien COVID-19. Hal ini untuk mengatasi kekurangan gedung untuk kepentingan tersebut. (ferdy talok)

Most Popular

To Top