POLITIK

Ditengah Pandemi COVID-19, 29 Anggota DPRD Belu Nekat Reses

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pandemi COVID-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia membuat aktivitas masyarakat nyaris terhenti, seiring dikeluarkannya protokol kesehatan oleh pemerintah, terkhusus phsycal distancing atau social ditancing.

Namun hal berbeda ditunjukan oleh 29 anggota DPRD Belu yang nekat menjalankan reses ditengah social distancing dan keterpurukan ekonomi yang dialami masyarakat. Tanpa mempedulikan anjuran pemerintah, 29 anggota DPRD tetap nekat jalankan reses.

Sesuai informasi yang dihimpun media ini, reses kali ini hanya dilakukan oleh 29 anggota DPRD dari 30 anggota DPRD Belu yang ada.
Pasalnya satu anggota DPRD, Frans Xaver Saka enggan menggunakan uang resesnya, akibat pandemi corona.

Dalam reses ini, setiap anggota DPRD mendapat dana reses sebesar Rp 25 juta, ditambah uang perjalanan dinas dalam daerah. Totalnya dana reses mencapai Rp 725.000.000. Tentunya akan lebih besar lagi jika ditambah uang perjalanan dinas dalam daerah.

Guna memastikan adanya reses tersebut, media ini mengkonfirmasi Sekretaris DPRD (Sekwan) Belu, Servasius Boko Helamau, Jumat (24/4/2020).
Kepada kilastimor.com, Servas Boko sapaan karibnya enggan berkomentar dan meminta media ini konfirmasi ke pimpinan DPRD Belu. “Soal reses, silahkan konfirmasi langsung ke pimpinan DPRD,” bilangnya.

Wakil Ketua II DPRD Belu, Cyprianus Temu yang dikonfirmasi Jumat (24/4/2020) membenarkan reses yang dilakukan anggota DPRD. “Benar, reses sudah dijalankan beberapa pekan lalu, tetapnya sebelum Paskah,” ungkapnya yang saat itu didampingi Wakil Ketua I DPRD Belu, Yohanes Jefri Nahak.

Baca Juga :   Ekonomi Masyarakat NTT Meningkat, Ketergantungan pada DAU/DAK Menurun

Dikemukakan, jika ada anggota DPRD Belu yang tidak mau menerima dana reses, itu merupakan hak anggota tersebut. “Tapi saya kira semua terima dana reses,” bilangnya.

Reses bilangnya, melekat dengan jabatan DPRD Belu. Mau physical distancing ataupun social distancing, pihaknya wajib menjalankan reses.
Di DPRD Belu ada dua kewajiban, pertama kewajiban sidang dan reses. Untuk sidang, DPRD sedang menyiapka sidang LKPj Bupati Belu. Sedangkan reses yang telah dijalankan beberapa pekan lalu.

Pages: 1 2

Most Popular

To Top