EKONOMI

Harga Gula di Malaka Naik, Sejumlah Sembako Lain Stabil

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Kabupaten Malaka memastikan Sembilan Bahan pokok (Sembako) masih stabil. Harga gula pasir mengalami sedikit kenaikan, namun tidak terlalu setnifikan.

Hal ini diketahui, diketahui setelah dilakukan pemantauan harga di pasar oleh Bagian Ekonomi Setda Malaka bersama Bidang Perdagangan Disperindag Malaka dan Satuan Reskrim Polres Malaka, Selasa (14/4/2020) kemarin.

Hadir dalam pemantauan itu, Bagian Ekonomi Setda Malaka, Matilde Niis Seran, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Martinus dan
Kasat Reskrim Polres Malaka, Iptu Yusuf, bersama anggotanya.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Malaka, Metilde Niis Seran kepada wartawan mengatakan atas perintah Bupati Malaka, pihaknya melaksanakan pemantauan harga pasar. Hal ini untuk memastikan harga pasar tidak melambung akibat wabah COVID-19.

“Dari hasil Pantauan Tim Gabungan, harga Beras, minyak goreng
dan kebutuhan pokok lainnya masih stabil. Namun gula pasir sedikit mengalami kenaikan dari harga sebelumnya berkisar Rp 18.000 hingga Rp 20.000 per kilo. Memang harga gula naik karena kelangkaan secara nasional,” bilangnya.

Menyoal apakah ada pengusaha yang menaikan gula pasir secara sepihak Matilde menjelaskan pihaknya sudah melakukan peringatan agar jangan menaikan bahan kebutuhan masyarakat secara sepihak, dan pengusaha tersebut bersedia menurunkan harganya.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Martinus mengatakan, harga sembako di Kabupaten Malaka stabil namun kebanyakan toko-toko belum memiliki gudang. Jadi stok penjualan mereka hanya bertahan dua minggu. Kalau stoknya habis, pemilik toko harus mengambil dan memesan dari Atambua maupun dari daerah lain. Stabilnya harga sebagai bukti masyarakat tidak resah dan bahan kebutuhan pokok di kabupaten Malaka masih tetap tersedia.

Baca Juga :   Wawali Kupang: Alam dan Budaya Pilar Utama Masyarakat

Kasat Reskrim Polres Malaka, Iptu Yusuf mendukung kegiatan seperti ini guna memantau agar harga sembako. (edy sumantri)

Most Popular

To Top