TIMOR

Hendak Dibawa Keluar Malaka, Tiga Kendaraan Dinas Terjaring Operasi Petugas

Ini sepeda motor milik Pemda Malaka yang diamankan.

BETUN, Kilastimor.com-Instruksi Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran yang melarang kendaraan dinas roda empat dan roda dua keluar Malaka mulai dijalankan.

Hasilnya, dua unit mobil dinas dan satu sepeda motor terjaring
Petugas di perbatasan Kabupaten Malaka-Belu, tepatnya di Talimetan.

Adapun dua mobil yang terjaring yakni mobil dinas Kabag Tatapem Malaka, DH 9003 WJ dan mobil dinas Camat Rinhat, DH 9016 WJ.

Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Malaka, Ferdinand Un Muti saat dihubungi media ini Minggu (5/4/2020)  membenarkan dua unit mobil dan satu unit motor dinas terjaring operasi petugas.

Menurut dia, saat pengamanan, Camat Rinhat, Yulius Bria sempat memarahi petugas, karena merasa tidak pernah mendapatkan Instruksi Bupati Malaka. Tetapi setelah diperlihatkan instruksi Bupati, Camat Yulius memilih balik ke Biudukfoho, Kecamatan Rinhat.

“Dua kendaraan mau dibawa ke Atambua. Saat mau diamankan petugas di Talimetan, mereka beralasan belum mengetahui instruksi bupati, dan meminta kembali ke Malaka. Kita izinkan kembali ke Malaka,” ungkapnya.

Instruksi tersebut bilangnya, diambil untuk memantau pelaksanaan Work From Home (WFH) yang diberlakukan demi mencegah virus corona. Pasalnya ASN tidak diliburkan.

“Supaya tidak kemana-mana kendaraan roda empat dan roda dua milik pemerintah diamankan bila keluar Malaka, tanpa ijin tertulis dari Bupati,” tandas Ferdi Un sapaan karibnya.

Sementara itu lanjutnya, untuk kendaraan dinas roda dua juga sempat diamankan. Sepeda motor dengan nomor polisi DH 2648 WJ yang dikendarai Kepala SDK Harewe, Kecamatan Malaka Barat, Tibertius Mamo yang digunakan ke Atambua untuk menghadiri kedukaan diamankan. Yang bersangkutan melanjutkan perjalanan ke Atambua dengan kendaraan umum.

Baca Juga :   Operasi Ranaka Berhasil Tertibkan Pengguna Jalan di Betun

Camat Rinhat, Yulius Bria saat dihubungi media ini mengaku, hendak ke Atambua untuk menjenguk orangnya tua yang sedang sakit. Karena harus taat kepada aturan, dirinya kembali ke Rinhat.

Dia mengaku belum tahu instruksi tersebut, karena di kecamatan tempat tugasnya, jaringan telekomunikasi sangat buruk, juga listrik sering padam. Karena itu pihaknya terlambat informasi. (edy sumantri)

Most Popular

To Top