TIMOR

Home Learning Bagi Pelajar di Belu Diperpanjang Hingga 21 April. Ini Tugas Para Guru

Jonisius R. Mali

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pembelajaran di rumah atau Home Learning bagi pelajar SD hingga SMP diperpanjang oleh Pemerintah Kabupaten Belu. Perpanjangan home learning untuk mencegah penyebaran Corona Virus atau COVID-19.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu, Jonisius R. Mali kepada media ini, Minggu (5/2020) mengatakan, pihaknya memperpanjang masa pembelajaran di rumah hingga 21 April, setelah sebelumnya ditetapkan 20 Maret hingga 4 April.
“Tetapi ada instruksi baru, sehingga diperpanjang lagi sampai 21 April 2020. Instruksi Bupati Belu sudah kita kirim ke sekolah masing-masing tertanggal 31 Maret 2020,” sebutnya.

Dikemukakan, dalam home learning, para guru diminta untuk mempersiapkan bahan ajar, dengan menerapkan metode belajar online atau daring. Disamping itu bisa menggunakan metode offline dengan mengunduh materi belajar, dan dibagikan kepada para murid, serta memberikan penugasan secara manual.
“Jadi para guru harus tetap memberikan materi pembelajaran, karena ini bukan libur,” paparnya.

Para guru dan tenaga kependidikan tegasnya, untuk tidak melakukan perjalanan atau bepergian keluar wilayah.

Masih menurutnya, untuk orang tua, diminta untuk memantau pembelajaran anak di rumah, serta mengontrol dan membatasi anak-anak sekolah beraktivitas di luar rumah.

Pada bagian akhir dia meminta peserta didik, para guru dan tenaga kependidikan untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan terkait COVID-19, dimana menjaga jarak atau social dan physical distancing, mencuci tangan, menghindari pertemuan oanyak orang, dan jika sakit segera berobat ke fasilitas kesehatan yang ada.

Baca Juga :   UN SD Raiksouk Berjalan Lancar Hingga Hari Terakhir

Untuk diketahui perpanjangan masa pembelajaran di rumah, juga berlaku untuk siswa SMA dan SMK di Kabupaten Belu sesuai instruksi Gubernur NTT. (ferdy talok/advertorial kerja sama dengan Dinas Kominfo Belu)

Most Popular

To Top