HUKUM & KRIMINAL

Ini Penjelasan Kapolres Belu Terkait Dugaan Penembakan di Pasar Lolowa

AKBP Cliffry S. Lapian

ATAMBUA, Kilastimor.com-Kapolres Belu, AKBP Cliffry S. Lapian yang dikonfirmasi soal penembakan kios milik Suardi di kawasan pasar Lolowa, Kelurahan Lidak, Kecamatan Atambua Selatan, Belu, Provinsi NTT, Jumat (17/4/2020) mengemukakan, pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut. “Kami sedang selidiki hal tersebut,” ungkap Kapolres Belu, Minggu (19/4/2020).

Hanya saja kata dia, itu bukan penembakan, tapi peluru nyasar. Pasalnya, peluru menembus atap kios milik Suardi. “Jadi itu bukan penembakan, tapi peluru nyasar,” katanya.

Antara peluru nyasar dan penembakan berbeda. Karena tidak diketahui pelaku, apalagi mengenai atap rumah, itu masuk kategori peluru nyasar.

Diberitakan sebelumnya, warga Pasar Lolowa, Kelurahan Lidak, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu dihebohkan dengan sebuah peluru yang menembusi atap Kios Watan Pone milik Suardi. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 18:00 Wita.

Pemilik Kios Watan Pone, Suardi yang ditemui media ini di TKP, Sabtu (18/4/2020) menyebutkan, saat peluru menembusi atap kiosnya, dirinya tengah melayani dua pembeli.

Karena bunyi yang cukup besar ungkapnya, pihaknya cukup kaget. Setelah dirinya memeriksa, ternyata atas kios yang menggunakan seng galvalum lubang.

Awalnya dia mencurigai ada lemparan batu. Namun karena seng hingga lubang, juga baja ringan bengkok dirinya merasa curiga.
Setelah dirinya memeriksa lebih lanjut’ ternyata dirinya menemukan proyektil peluru tajam di dalam kiosnya. Hal ini telah dilaporkan kepada Polres Belu. (ferdy talok)

Baca Juga :   Bupati Belu: Terjadi Pembiaran Sehingga Yan Sadipun dan Yan Asa Bere Menginput data Tunsus Sesuai Keinginan Bukan Kriteria

Most Popular

To Top